Terbakar Api Cemburu, Pria di Makassar Nekat Aniaya Mantan Pacar

Kompas.com - 22/07/2020, 13:18 WIB
IQ alias Ganna (tengah) saat diamankan di Polsek Panakkukang, Makassar, usai menikam tetangganya sendiri, Senin (29/6/2020). Dok Humas Polsek PanakkukangIQ alias Ganna (tengah) saat diamankan di Polsek Panakkukang, Makassar, usai menikam tetangganya sendiri, Senin (29/6/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - ZU alias Fitho (24) warga Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi usai menganiaya N (31), mantan pacarnya, Selasa (21/7/2020) sore.

Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim mengatakan, pelaku menganiaya mantan pacarnya menggunakan helm.

Tak hanya menganiaya, pelaku juga merampas ponsel milik mantan pacarnya.

"Setelah melakukan pencurian dengan kekerasan pelaku sempat kabur, namun tak berselang lama dia datang menyerahkan diri ke Polsek Panakkukang," kata Halim melalui WhatsApp, Rabu (22/7/2020).

Baca juga: Tak Terima Ayahnya Ditusuk, 3 Saudara Emosi dan Aniaya Korban hingga Tewas

Di hadapan polisi, Fitho mengaku menganiaya lantaran terbakar api cemburu melihat orang yang pernah dicintainya jalan dengan lelaki lain.

"Pelaku merasa kesal terhadap korban yang melihat korban pernah jalan dengan lelaki lain, di mana pelaku pernah menjalin asmara dengan korban, sehinggga korban melakukan pencurian dengan kekerasan," kata Halim.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal mengungkapkan, pelaku kini masih diperiksa polisi.

Fitho menyerahkan diri ke Polsek Panakkukang usai tahu dirinya dikejar polisi setelah menganiaya N.

Baca juga: Tak Diberi Uang Parkir, Oknum Petugas Dishub Diduga Aniaya Pelajar SMP, Begini Kronologinya

Penyidik, kata Iqbal, masih mendalami motif lain yang dilakukan Fitho sehingga mengambil ponsel milik N.

"Motifnya sementara kita dalami, dari keterangan korban termasuk dari pelaku sendiri. Memang ada hubungan sebelumnya dengan si pelaku ini," kata Iqbal.

Sementara korban, kata Iqbal, saat ini telah melakukan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Iqbal mengatakan, polisi belum memeriksa korban lantaran N merupakan penyandang difabel.

"Kita juga sementara koordinasi dengan lembaga difabel karena kita kesulitan untuk mengambil keterangan," ujar Iqbal.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.070 Pasien Covid-19 Sembuh di RS Lapangan Surabaya, Khofifah: Syukurlah, Nol Kematian

2.070 Pasien Covid-19 Sembuh di RS Lapangan Surabaya, Khofifah: Syukurlah, Nol Kematian

Regional
Menkominfo Sebut 12.548 Desa dan Kelurahan di Indonesia Belum Dapatkan Layanan 4G

Menkominfo Sebut 12.548 Desa dan Kelurahan di Indonesia Belum Dapatkan Layanan 4G

Regional
Gubernur Gorontalo Minta Pjs Bupati Sukseskan Pilkada Bebas Covid-19

Gubernur Gorontalo Minta Pjs Bupati Sukseskan Pilkada Bebas Covid-19

Regional
Klaster Setda Kudus, 6 PNS Terjangkit Virus Corona dan 1 Meninggal Dunia

Klaster Setda Kudus, 6 PNS Terjangkit Virus Corona dan 1 Meninggal Dunia

Regional
Khofifah Tunjuk 6 Penjabat Sementara Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Kampanye

Khofifah Tunjuk 6 Penjabat Sementara Gantikan Kepala Daerah yang Cuti Kampanye

Regional
Tertangkap Hendak Curi Sapi, 2 Warga Muara Enim Tewas Dihakimi Massa

Tertangkap Hendak Curi Sapi, 2 Warga Muara Enim Tewas Dihakimi Massa

Regional
Ganjar Lantik 6 Penjabat Sementara untuk Gantikan Walkot dan Bupati yang Maju Pilkada

Ganjar Lantik 6 Penjabat Sementara untuk Gantikan Walkot dan Bupati yang Maju Pilkada

Regional
Maju di Pilkada Cilegon, Ini Jumlah Harta Kekayaan Pesinetron 'Cinta Fitri'

Maju di Pilkada Cilegon, Ini Jumlah Harta Kekayaan Pesinetron "Cinta Fitri"

Regional
Diduga Stres karena Pisah dengan Istri, Pria Ini Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Diduga Stres karena Pisah dengan Istri, Pria Ini Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Regional
Ingin Hapus Stigma RS Jadi Tempat Penularan Covid-19, Begini Cara Bupati Madiun...

Ingin Hapus Stigma RS Jadi Tempat Penularan Covid-19, Begini Cara Bupati Madiun...

Regional
Masuk Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Coreng Citra Sendiri

Masuk Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Coreng Citra Sendiri

Regional
Pemprov NTT Batalkan Larangan Warga Gelar Pesta di Tengah Pandemi Covid-19

Pemprov NTT Batalkan Larangan Warga Gelar Pesta di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Harta Kekayaan Calon Petahana yang Lawan Kotak Kosong di Pilkada Semarang

Harta Kekayaan Calon Petahana yang Lawan Kotak Kosong di Pilkada Semarang

Regional
Sumsel Ajukan 5 PJS Bupati ke Mendagri

Sumsel Ajukan 5 PJS Bupati ke Mendagri

Regional
Soal Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada di Surat Penetapan, Ini Penjelasan KPU

Soal Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada di Surat Penetapan, Ini Penjelasan KPU

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X