Kejagung Tahan Mantan Pejabat Bea Cukai Batam

Kompas.com - 22/07/2020, 12:22 WIB
Sebanyak 3.395 roll tekstil yang akan diselundupkan ke Indonesia berhasil digagalkan tim patroli dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun. KOMPAS.COM/HADI MAULANASebanyak 3.395 roll tekstil yang akan diselundupkan ke Indonesia berhasil digagalkan tim patroli dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun.

BATAM, KOMPAS.com - Tim jaksa penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI menahan mantan Kepala Bidang Pelayanan Kepabeanan dan Cukai KPU Bea Cukai Tipe Batam, MM.

MM ditahan usai menjalani pemeriksaan pada Selasa (21/7/2020) malam.

Seperti diketahui, sebelumnya jaksa telah menetapkan empat pejabat Bea Cukai Batam dan satu orang pengusaha menjadi tersangka.

Baca juga: Ini Penyebab Kematian Sultan Kasepuhan Cirebon

Keempatnya ditetapkan tersangka terkait kasus penyalahgunaan kewenangan dalam importasi tekstil yang dilakukan Direktorat Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai pada 2018 sampai dengan 2020.

Salah satunya MM yang saat itu merupakan Kepala Bidang Pelayanan Kepabeanan dan Cukai KPU Bea Cukai Tipe Batam.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono membenarkan informasi atas penahanan tersebut.

"MM ditahan untuk 20 hari pertama terhitung 20 Juli 2020 sampai 8 Agustus 2020 mendatang," kata Hari melalui pesan singkat, Rabu (22/7/2020).

Baca juga: 2 Ekor Buaya yang Berkeliaran Menunjukkan Perilaku Tidak Lazim

Menurut Hari, dari keempat pejabat BC Batam yang ditetapkan sebagai tersangka, tiga di antaranya telah lebih dulu ditahan.

Adapun para pejabat yang ditetapkan sebagai tersangka yaitu MM selaku Kabid Pelayanan Fasilitas Kepabeanan dan Cukai KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam.

Selanjutnya DA, kepala Seksi Pabean dan Cukai (PPC) III dan HAW kepala Seksi PPC I KPU BC Tipe B Batam.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X