Detik-detik Seorang Pria di Cianjur Tewas Digigit Ular Kobra

Kompas.com - 22/07/2020, 06:52 WIB
Warga di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memerlihatkan kulit ular yang sudah mengelupas saat berburu ular kobra yang telah menewaskan seorang warga setempat KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANWarga di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memerlihatkan kulit ular yang sudah mengelupas saat berburu ular kobra yang telah menewaskan seorang warga setempat

CIANJUR, KOMPAS.com - Nasib tragis dialami seorang buruh tani serabutan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bernama Yayan Sofyan (56).

Warga Kampung Nagrak Wetan, Desa Limbangansari, Cianjur itu tewas akibat gigitan ular berbisa jenis kobra saat tengah beraktivitas di sawah.

Korban meninggal dunia setelah sempat menjalani penanganan medis di rumah sakit.

Baca juga: Istri Berhubungan Seks, Suami Menonton, Merekam dan Terkadang Ikutan

Ketua RT setempat Jujun (45) menuturkan, kejadian itu bermula saat korban sedang beraktivitas di kebun.

“Saat mau mengambil singkong, tangan kirinya masuk ke bawah tumpukan rumput, tiba-tiba ular keluar dan langsung menggigit jari tengahnya,” kata Jujun kepada Kompas.com, Selasa (21/7/2020).

Menurut Jujun, korban yang kaget berupaya mengibaskan ular yang masih menggigit jarinya itu hingga akhirnya terlepas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Korban lalu pulang ke rumah, jarinya terlihat bengkak. Saya tanya kenapa, katanya digigit ular kobra. Ukurannya sebesar jempol kaki saya ini,” kata dia.

Baca juga: Polisi: Layanan Threesome di Cianjur, Libatkan Wanita Setengah Abad

Oleh korban, jarinya itu kemudian diikat karet dengan maksud agar bisa ular tidak sampai menjalar ke seluruh tubuh.

Saat itu, warga menyarankan untuk segera ke rumah sakit.

Namun, korban malah kembali lagi ke sawah untuk mencari ular yang telah menggigitnya tersebut.

“Saat mau balik lagi ke sawah itu badannya tiba-tiba limbung, mau jatuh. Katanya pusing. Lalu kita bawa ke rumah sakit,” ujar Jujun.

Sementara itu, adik korban, Nano (50) menuturkan, korban sempat mendapatkan tindakan medis di instalasi gawat darurat RSUD Sayang Cianjur.

“Rencananya akan dimasukkan ke ruang ICU, namun keburu meninggal dunia,” ujar Nano saat ditemui Kompas.com di rumahnya, Selasa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X