60 Warga Karawang Keracunan Massal usai Santap Udang Olahan

Kompas.com - 21/07/2020, 19:01 WIB
Ilustrasi keracunan makanan ShutterstockIlustrasi keracunan makanan

KARAWANG, KOMPAS.com - Sebanyak 60 orang warga Karawang keracunan massal usai makan udang olahan pada Senin (20/7/2020) malam.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang Nanik Jodjana mengungkapkan, warga yag keracunan massal berasal dari Desa Ciptamargi, Kecamatan Cilebar. Mereka sebelumnya diketahui memakan udang olahan yang dijual pedagang keliling.

"Mereka dilarikan ke puskesmas karena mual-mual," kata Nanik saat dihubungi, Selasa (21/7/2020).

Baca juga: 126 Warga Bima Keracunan Massal Usai Santap Gado-gado

Nanik menyebut ada 23 orang yang dirawat di Puskesmas Kertamukti, 11 di Puskesmas Tempuran, 2 di Klinik Tempuran Medika, dan 24 orang rawat jalan.

"Sejauh ini belum ada penambahan," kata Nanik.

Meski begitu, kata Nanik, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti keracunan massal tersebut.

"Kita belum tahu apakah karena udang olahan atau makanan lain," ungkapnya.

Baca juga: Keracunan Massal Kembali Terjadi di Sukabumi, Warga Konsumsi Makanan Selamatan



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Zona Kuning Penularan Covid-19, Bupati Gresik Berharap Tak Ada Klaster Baru

Jadi Zona Kuning Penularan Covid-19, Bupati Gresik Berharap Tak Ada Klaster Baru

Regional
Polisi Periksa 2 Saksi Terkait Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Polisi Periksa 2 Saksi Terkait Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Regional
Murung dan Menangis di Sekolah, Siswi Keterbelakangan Mental Ternyata Diperkosa Tetangganya

Murung dan Menangis di Sekolah, Siswi Keterbelakangan Mental Ternyata Diperkosa Tetangganya

Regional
Libur Panjang, Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo Meningkat 20 Persen

Libur Panjang, Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo Meningkat 20 Persen

Regional
Operasi Zebra Kedua di Bandung, Ini yang Disasar Polisi

Operasi Zebra Kedua di Bandung, Ini yang Disasar Polisi

Regional
Pesan Risma pada Hari Sumpah Pemuda: Dengan Berbeda, Kita Akan Semakin Kaya

Pesan Risma pada Hari Sumpah Pemuda: Dengan Berbeda, Kita Akan Semakin Kaya

Regional
Jasa Marga: Kepadatan Kendaraan di Kilometer 48 Tol Japek

Jasa Marga: Kepadatan Kendaraan di Kilometer 48 Tol Japek

Regional
Rancang Penyelundupan Warga Rohingya ke Aceh, 5 Orang Ditangkap, 2 di Antaranya Nelayan

Rancang Penyelundupan Warga Rohingya ke Aceh, 5 Orang Ditangkap, 2 di Antaranya Nelayan

Regional
Kronologi Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Kronologi Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Regional
Hotel dan Obyek Wisata di Cianjur Diminta Batasi Pengunjung Saat Libur Panjang

Hotel dan Obyek Wisata di Cianjur Diminta Batasi Pengunjung Saat Libur Panjang

Regional
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan, Terasa hingga Manado

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan, Terasa hingga Manado

Regional
Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib, Bank di Salatiga Dilaporkan ke Polisi

Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib, Bank di Salatiga Dilaporkan ke Polisi

Regional
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di DPRD Sulsel

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di DPRD Sulsel

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Oktober 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X