2 Tenaga Medis Positif Covid-19 di Kupang, 38 Orang yang Diduga Kontak Jalani Tes Swab

Kompas.com - 21/07/2020, 18:14 WIB
Ilustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19. Horth RasurIlustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19.

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak dua tenaga medis di Puskesmas Pasir Panjang, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Dua tenaga medis yang dinyatakan positif Covid-19 itu berprofesi sebagai perawat dan bidan.

Baca juga: Seorang Dokter di NTT Positif Covid-19

"Dua tenaga medis yang positif corona itu satunya bidan dan yang satunya perawat, berusia 29 dan 32 tahun, " ungkap juru bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang Ernest Ludji saat dihubungi Kompas.com, Selasa (22/7/2020) petang.

Bidan dan perawat itu diduga melakukan kontak dekat dengan dokter yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19.

Ernest menyebut, sebanyak 17 tenaga medis yang diduga kontak dengan bidan dan perawat itu kembali dikarantina di Hotel Nelayan.

Selain itu, 21 anggota keluarga dari dua tenaga medis itu juga juga akan menjalani tes swab di Rumah Sakit Wirasakti Kupang hari ini.

"Selain 21 orang, 17 tenaga medis di Puskesmas Pasir Panjang juga akan diswab," ujarnya.

Sehingga, total 38 orang akan menjalani tes swab karena diduga melakukan kontak dengan dua tenaga medis positif Covid-19 itu.

Untuk saat ini, Puskesmas Pasir Panjang belum bisa membuka pelayanan kepada masyarakat.

"Puskemas masih ditutup sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, seorang dokter yang bertugas di salah satu Puskemas di wilayah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), positif Covid-19.

Baca juga: Akibat Pria dari Jakarta Meninggal Mendadak, 2 Warga Positif Covid-19 dan Kampung Diisolasi

Ernest mengatakan, dia merupakan dokter pertama di NTT yang dinyatakan positif Covid-19.

"Dokter tersebut merupakan pelaku perjalanan dari Bali menuju Kota Kupang," kata Ernest pada Minggu (5/7/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Regional
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Regional
Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Regional
Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Januari 2021

Regional
Koleksi Benda Antik di Museum Sulawesi Tenggara Digondol Maling, Pelaku Jebol Kunci Penyimpanan

Koleksi Benda Antik di Museum Sulawesi Tenggara Digondol Maling, Pelaku Jebol Kunci Penyimpanan

Regional
Oknum Pendamping PKH Gelapkan Dana Bansos Rp 107 Juta Selama 2 Tahun,  Korban Tak Tahu Namanya Jadi Penerima

Oknum Pendamping PKH Gelapkan Dana Bansos Rp 107 Juta Selama 2 Tahun, Korban Tak Tahu Namanya Jadi Penerima

Regional
Ketua DPRD dan Sekda Pamekasan Gagal Disuntik Vaksin, Ini Penyebabnya...

Ketua DPRD dan Sekda Pamekasan Gagal Disuntik Vaksin, Ini Penyebabnya...

Regional
Napi Lapas Merah Mata Palembang Diduga Otak Jaringan Narkoba Internasional, Pasok Ratusan Kg Sabu ke Indonesia

Napi Lapas Merah Mata Palembang Diduga Otak Jaringan Narkoba Internasional, Pasok Ratusan Kg Sabu ke Indonesia

Regional
Vaksinasi Covid-19 Pejabat Majalengka Dilakukan Secara Terbuka pada 3 Februari

Vaksinasi Covid-19 Pejabat Majalengka Dilakukan Secara Terbuka pada 3 Februari

Regional
Kisruh Pilkada Bandar Lampung Selesai, MA Anulir Keputusan KPU yang Batalkan Paslon Pemenang

Kisruh Pilkada Bandar Lampung Selesai, MA Anulir Keputusan KPU yang Batalkan Paslon Pemenang

Regional
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, 150 Warga Turgo Sleman Mengungsi

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, 150 Warga Turgo Sleman Mengungsi

Regional
Pelanggar Protokol Kesehatan di Cianjur Didominasi Milenial, Abai Pakai Masker

Pelanggar Protokol Kesehatan di Cianjur Didominasi Milenial, Abai Pakai Masker

Regional
Ingin Tanam Kelapa, Warga Aceh Utara Malah Temukan Bom

Ingin Tanam Kelapa, Warga Aceh Utara Malah Temukan Bom

Regional
Dua dari Sepuluh Pekerja yang Terjebak di Lubang Galian Tambang di Kalsel Ditemukan Meninggal

Dua dari Sepuluh Pekerja yang Terjebak di Lubang Galian Tambang di Kalsel Ditemukan Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X