Kompas.com - 21/07/2020, 16:22 WIB
Rektor UNS Solo, Jamal Wiwoho dalam jumpa pers secara daring di Solo, Jawa Tengah, Selasa (21/7/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIRektor UNS Solo, Jamal Wiwoho dalam jumpa pers secara daring di Solo, Jawa Tengah, Selasa (21/7/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menutup sementara kantor pusat selama tiga hari setelah ada salah satu pimpinan kampus yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Penutupan kantor pusat tersebut dimulai Senin (20/7/2020) hingga Rabu (22/7/2020).

"Kami mengambil kebijakan tiga hari Senin, Selasa, Rabu atau bahkan sampai Kamis itu kantor pusat kami lockdown. Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa ke kantor pusat," kata Rektor UNS Solo, Jamal Wiwoho dalam jampa pers secara daring di Solo, Jawa Tengah, Selasa (21/7/2020).

Baca juga: Pasar Harjodaksino Solo Kembali Dibuka, Baru Sebagian Pedagang yang Berjualan

Jamal mengaku mendapat informasi ada salah satu pimpinan positif Covid-19, Minggu (19/7/2020) malam.

Namun, dirinya belum mengetahui dari mana salah satu pimpinan positif Covid-19 itu tertular.

Jamal menyampaikan pada Selasa (14/7/2020) dirinya menghadiri workshop dan kerja sama antara UNS dengan Kementerian Pariwisata Badan Ekonomi Kreatif di salah satu hotel di Solo.

Dalam acara itu, Jamal memberikan presentasi dan penandatanganan MoU antara UNS dengan kementerian. Setelah itu dirinya kembali ke UNS.

"Kami sore mendapatkan informasi dari humas bahwa delapan orang dari kementerian itu ternyata dinyatakan positif Covid-19. Kami segera melakukan konsolidasi dengan teman-teman agar yang ikut satu hotel segera untuk tes swab," ungkapnya.

Baca juga: 2 ASN Positif Covid-19, 3 Kantor Dinas di Balai Kota Solo Tutup 7 Hari

Berdasarkan hasil swab, dirinya dinyatakan negatif Covid-19. 

"Hari Jumat kami melakukan swab. Dan kami menerima hasilnya, Alhamdulillah saya dengan seluruh rekan-rekan pimpinan itu dinyatakan negatif. Pimpinan yang ikut ke hotel itu (negatif hasilnya swab)," sambung dia.

Jamal juga meminta kepada seluruh pimpinan lain untuk ikut melaksanakan pemeriksaan swab.

"Pada Minggu malam kami memperoleh informasi bahwa ada salah satu pimpinan yang hasil swab-nya itu positif. Karena itu kami mengambil langkah cepat yang berupa pada saat Senin pagi kantor pusat, auditorium, rumah dinas serta tempat-tempat yang disinggahi itu dilakukan penyemprotan disinfektan," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.