Kasus Covid-19 Masih Tinggi, 20 Gereja Katolik di Jateng Tunda Misa

Kompas.com - 20/07/2020, 23:25 WIB
Petugas membersihkan dan menyemprotkan disinfektan di Gereja Katedral Bogor usai digunakan ibadah, Minggu (12/7/2020). Mulai Sabtu (11/7/2020), Gereja Katedral Bogor mulai menggelar misa percobaan di masa transisi kenormalan baru dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan antara lain mewajibkan penggunaan masker, hand sanitizer, serta membatasi kuota jumlah umat yang datang ke gereja sebanyak 200 orang setiap misa. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPetugas membersihkan dan menyemprotkan disinfektan di Gereja Katedral Bogor usai digunakan ibadah, Minggu (12/7/2020). Mulai Sabtu (11/7/2020), Gereja Katedral Bogor mulai menggelar misa percobaan di masa transisi kenormalan baru dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan antara lain mewajibkan penggunaan masker, hand sanitizer, serta membatasi kuota jumlah umat yang datang ke gereja sebanyak 200 orang setiap misa.

SEMARANG, KOMPAS.com - Sejumlah gereja Katolik di Jawa Tengah memutuskan penundaan misa saat akhir pekan.

Pasalnya, penambahan kasus Covid-19 mengalami peningkatan di wilayah Jawa Tengah.

Selain itu, sejumlah daerah juga masih masuk dalam kategori zona merah Covid-19.

Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang (HAK KAS), Romo Eduardus Didik Cahyono menyebut terdapat 20 lebih gereja Katolik yang memutuskan menunda misa.

Baca juga: Gereja Katedral Jakarta Kembali Gelar Misa Langsung

Pelaksanaan misa sedianya akan digelar 18 Juli kemarin, terpaksa ditunda sembari menunggu kasus Covid-19 melandai.

Kendati demikian, misa tetap bisa diikuti oleh umat Katolik secara daring melalui live streaming.

"Kalau di wilayah Kevikepan Semarang, kita dapat laporan ada 20 lebih gereja Paroki yang pilih menunda misa. Apalagi sesuai edaran bapak Gubernur Jawa Tengah, daerah dengan Covid-19 tertinggi memang dilarang menimbulkan kerumunan masyarakat dalam jumlah banyak," kata Didik saat dihubungi, Senin (20/7/2020).

Atas pertimbangan tersebut, pengelola gereja berinisiatif menunda misa di antaranya di Weleri, Kendal, Kota Semarang, Demak, Ungaran, Ambarawa, Demak, Jepara, Grobogan dan Solo.

Baca juga: Gereja Santo Yosep Purwokerto Gelar Misa Perdana, Jemaat Wajib Daftar Via Online

Dia mengatakan, Uskup Agung Monsinyur Robertus Rubiyatmoko telah mengeluarkan aturan untuk beribadah misa mulai 18 Juli, akan tetapi mekanisme pelaksanaannya diserahkan sesuai kebijakan setiap gereja.

"Memang Bapa Uskup sudah mengizinkan kita untuk misa di gereja. Tapi pelaksanaan di lapangan diserahkan ke masing-masing Paroki. Dalam teknisnya di Semarang, semuanya memilih menahan diri dulu. Soalnya Semarang kan zona merah Covid-19. Paling tidak sampai awal Agustus," katanya.

Sebagai pastor di Gereja Bongsari, pihaknya mengaku belum siap menggelar misa karena kesulitan mendata umat yang berusia 10-45 tahun.

Selain itu, katanya, tim gugus tugas gereja belum siap menghadapi kedatangan umat dalam jumlah banyak.

"Kita kan harus menata parkirnya juga agar tidak mepet-mepet. Dan harus mendata siapa saja yang sehat dan umurnya berapa aja. Yang jelas kita belum siap dari segi SDM-nya," terangnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Regional
Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

Regional
Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

Regional
RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

Regional
Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

Regional
Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X