Kompas.com - 20/07/2020, 21:39 WIB

PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com - Seorang Kakek bernama Hangga Halim Damanik (91) digugat oleh anak kandung beserta cucunya di Pengadilan Agama (PA) Kota Pematangsiantar.

Karena sudah sepuh, Ayah dari lima anak ini tidak hadir saat sidang di kantor PA Pematangsiantar, Senin (20/7/2020).

Kuasa Hukum Hangga Halim Damanik, Chuca Ashari SH, menuturkan persidangan lanjutan ini kondisi Hangga tidak memungkinkan untuk hadir.

"Kerena berhalangan. Gak enak badan, apalagi umurnya sudah sudah sembilan puluh satu tahun. Kita juga harus hati hati sama psikologi-nya. Sidang pertama dia juga enggak datang, karena belum ada kuasa hukumnya," jelas Chuca, dihubungi via telepon, Senin (20/7/2020) sore.

Baca juga: KPK Hibahkan Tanah dan Bangunan Milik Djoko Susilo ke Pemkot Surakarta

Dalam perkara No.160/Pdt.G/2020/PA.Pst tertanggal 7 Juli 2020, Hangga Halim Damanik (91) sebagai tergugat I dan anaknya bungsunya Muhammad Ali Damanik sebagai tergugat II.

Sementara anak perempuan Hangga (91) bernama Hotmarina Damanik dan 3 orang cucunya Fitri Herwati Pakpahan, Titin Romaito Pakpahan dan Muhammad Dedi Pakpahan sebagai pihak penggugat.

Gugatan penggugat yakni permohonan pembatalan Akta Hibah yang sudah diberikan tergugat I kepada tergugat II, yang tidak sesuai dengan pasal 210 ayat (1) Komplikasi Hukum Islam (KHI) tentang hibah yang telah melewati sepertiga bagian yang dapat dihibahkan.

Baca juga: Tanah 1 Hektar Hibah dari Pengusaha Tasikmalaya Mampu Tampung 1.000 Makam Korban Corona

Objek perkara rumah dengan luas tanah 3.786 M2 di Jalan Medan-Tebingtinggi, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.

"Tadi sidang kedua pemanggilan kedua belah pihak. Agendanya seharusnya Mediasi cuma tergugat belum bisa kita hadirkan. Karena mediasi kedua prinsipal harus hadir, jadi mediasi Minggu depan," katanya menambahkan.

Dianggap bukan anak kandung

Pihak penggugat, kata Chuca, merasa akta hibah yang dibagi bagi oleh Hangga bersama almarhum istri Laksana Sinaga, kepada anak anaknya pada 1994, tidak sesuai.

Pihak penggugat menganggap tergugat II Muhammad Ali Damanik bukan anak kandung.

"Akta hibah sudah dibagi-bagikan. Tapi mau dibatalkan sama penggugat, karena ada yang dianggapnya anak tiri. Cuma inti dari Gugatan adalah pembatalan Akta hibah," kata Chuca.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.