2 ASN Positif Covid-19, 3 Kantor Dinas di Balai Kota Solo Tutup 7 Hari

Kompas.com - 20/07/2020, 20:10 WIB
Tiga kantor dinas dalam satu gedung di Kompleks Balai Kota Solo, Jawa Tengah ditutup sementara selama tujuh hari setelah ada dua ASN dinyatakan positif Covid-19, Senin (20/7/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANITiga kantor dinas dalam satu gedung di Kompleks Balai Kota Solo, Jawa Tengah ditutup sementara selama tujuh hari setelah ada dua ASN dinyatakan positif Covid-19, Senin (20/7/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Tiga kantor dinas di Kompleks Balai Kota Solo, Jawa Tengah ditutup sementara selama tujuh hari setelah ada dua aparatur sipil negara (ASN) dinyatakan positif Covid-19.

Penutupan tiga kantor dinas dalam satu gedung tersebut dimulai pada Senin (20/7/2020) hingga Minggu (26/7/2020).

Tiga kantor yang ditutup itu antara lain, Dinas Perdagangan (Disdag), Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

"Karena ada yang terkonfirmasi positif tiga kantor ditutup karena satu gedung. BKPPD, Bappeda dan Disdag," kata Sekretaris Daerah sekaligus Ketua pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Senin (20/7/2020).

Baca juga: Wisata Gunung Telomoyo Ditutup, Ganjar: Kalau Mau Dibuka Izin Dulu

ASN positif Covid-19 merupakan staf dari BKKPD dan ASN eselon III yang menjabat sebagai camat.

ASN eselon III ini merupakan salah satu peserta diklat kepemimpinan (Diklatpim) yang diadakan BKPPD.

"Untuk tracing saja ada 90 peserta Diklatpim yang di-swab. Kebetulan ada program CSR sekalian di-swab," terangnya.

Selama penutupan dilakukan penyemprotan disinfektan untuk proses sterilisasi memutus rantai penyebaran Covid-19.

Kepala BKPPD Solo, Nur Hariyani mengatakan, penutupan dilakukan untuk sterilisasi setelah ada salah satu stafnya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurut dia, stafnya yang terkonfirmasi positif Covid-19 kondisinya sehat, sehingga menjalani karantina mandiri di rumah.

Baca juga: Dikeroyok Saat Rapat Konsolidasi, Ketua Anak Ranting PDI-P Solo Lapor Polisi

"Kondisinya sehat. Kemarin dia ikut sampling rapid test. Terus reaktif hasilnya. Semua OPD ada kuota untuk mengikuti sampling rapid test. Kita ada kuota 24. Dia reaktif terus dilanjut swab hasilnya positif," katanya.

Meski tutup sementara, pelayanan BKPPD tetap dilakukan secara online.

Sedangkan pelayan yang tidak bisa dilakukan secara online, pelayanan dipindahkan ke ruang sekretariat Korpri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X