Keunikan Swaspeda, Sepeda Vintage Handmade Buatan Yogya, Bisa Custom hingga Dipakai Risa Saraswati

Kompas.com - 20/07/2020, 10:05 WIB
Swaspeda saat digunakan melaju di jalan IST/SwaspedaSwaspeda saat digunakan melaju di jalan

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Tren gowes atau bersepeda sedang naik setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah mulai dilonggarkan.

Kondisi tersebut tidak terkecuali terjadi di Kota Yogyakarta.

Walaupun tidak menerapkan PSBB akibat pandemi covid 19 para penghobi sepeda baru muncul bak jamur di musim hujan.

Kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh pasangan Nova Pamungkas dan sang istri Yanti Carolina, mereka berdua ikut menyemarakkan tren tersebut dengan memproduksi sepeda berjenis city bike.

Baca juga: Pemprov DKI Berencana Tambah dan Perlebar Jalur Khusus Sepeda

Berbeda dengan sepeda yang dijual di pasaran, mereka menjual sepeda dengan tema vintage dan dapat dibuat sesuai selera pemesan. Sepeda buatannya mereka namai Swaspeda.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bengkel Swaspeda terletak di Jalan Nyi Wijhi Adhisoro, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta.

City bike yang dibuat memiliki ciri khas sendiri yaitu sadel berwarna coklat, senada dengan hand grip juga berwarna coklat, membuat kental nuansa vintage.

"Berbeda dengan sepeda yang dijual di toko-toko, kami memproduksi sepeda hand-made, peminat juga bisa memilih warna sesuai dengan keinginannya dan bisa diberi nama sesuai keinginan," kata Nova saat dihubungi Kompas.com, Minggu (4/7/2020).

Nova bercerita, awal mula usahanya dimulai saat ia bersama istri memiliki hobi yang sama yaitu bersepeda, dirinya ingin membuat sepeda yang memiliki tampilan menarik dan memiliki ciri khas sendiri.

"Saya dulu juga bersepeda dengan city bike tetapi buatan Jepang, dengan internal gear 3 speed," ucapnya.

Baca juga: Pemprov DKI Evaluasi Pelebaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X