Kompas.com - 20/07/2020, 05:30 WIB
Dua kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam kembali berhasil diamankan di Laut Natuna Utara atau tepatnya di perairan Pulau Laut sekitar 20 Nautical Mile (NM) Utara Pulau Sekatung, salah satu pulau terdepan di Indonesia yang berada di wilayah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri). DOK TNI ALDua kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam kembali berhasil diamankan di Laut Natuna Utara atau tepatnya di perairan Pulau Laut sekitar 20 Nautical Mile (NM) Utara Pulau Sekatung, salah satu pulau terdepan di Indonesia yang berada di wilayah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - TNI Angkatan Laut berhasil menangkap dua kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam di perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Penangkapan itu bermula setelah mereka diketahui telah menerobos perairan Indonesia, tepatnya di perairan Pulau Laut sekitar 20 mil laut utara Pulau Sekatung.

Mengetahui hal itu, sejumlah personel TNI AL langsung diterjunkan dengan menggunakan KRI Yos Sudarso 35 untuk melakukan penangkapan.

"Dua kapal ikan VIetnam tersebut terdeteksi oleh radar KRI Yos Sudarso dan posisi kedua KIA tersebut sangat dekat dengan perairan Pulau Laut," kata Komandan Gugus Tempur Laut Komando Armada I (Danguspurla Koarmada I) Laksamana Pertama TNI Didong Rio Duta melalui telepon, Minggu (19/7/2020).

Baca juga: 2 Kapal Vietnam Ditangkap Saat Mencuri Ikan di Laut Natuna

Dengan kesiagaan TNI saat itu, dua kapal asing tersebut akhirnya berhasil ditangkap dan tanpa perlawanan.

Didong mengatakan, saat dilakukan penangkapan itu mereka diketahui sedang mencuri ikan menggunakan pair trawl atau pukat hela.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena terbukti melakukan pencurian dan memasuki perairan Indonesia tanpa izin, dua kapal asing itu langsung diamankan.

 

"Total anak buah kapal (ABK) ada 10 orang dan diamankan sedang asyik mencuri ikan di Laut Natuna dengan menggunakan pair trawl," kata Didong.

Sementara itu, Komandan KRI Yos Sudarso 353 Letkol Laut (P) Maman Nurachman mengatakan, operasi di wilayah perbatasan itu memang digencarkan TNI AL untuk menjaga kedaulatan.

Pasalnya, belakangan banyak diketahui kapal ikan asing yang nekat menerobos masuk wilayah perbatasan untuk melakukan pencurian ikan.

Bahkan selama satu bulan terakhir, TNI AL, dikatakan sudah tiga kali melakukan penangkapan.

Saat melakukan penangkapan itu, pihaknya juga mengaku tetap menerapkan protokol kesehatan. Selain kapal mereka disemprot disinfektan, para nahkoda dan ABK kapal juga dilakukan pemeriksaan kesehatan dan diwajibkan menjalani isolasi selama 14 hari.

Penulis : Kontributor Batam, Hadi Maulana | Editor : Abba Gabrillin



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X