Kompas.com - 19/07/2020, 16:42 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo (kanan) melempar jaring saat panen udang siklus kedua di Kuala Penet, Lampung Timur, Minggu (19/7/2020). Hasil panen setiap siklus di area tersebut mencapai 16 ton. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo (kanan) melempar jaring saat panen udang siklus kedua di Kuala Penet, Lampung Timur, Minggu (19/7/2020). Hasil panen setiap siklus di area tersebut mencapai 16 ton.


LAMPUNG, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memastikan tidak akan ada lagi nelayan tradisional yang ditangkap karena persoalan alat tangkap.

Kepastian itu disampaikan Edhy saat berdialog dengan sejumlah nelayan tradisional di Desa Margosari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Minggu (19/7/2020).

"Tidak lagi ada larangan bagi nelayan untuk melaut," kata Edhy di Lampung Timur, Minggu.

Baca juga: Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Dalam dialog itu, perwakilan dari nelayan tradisional Kuala Penet (Desa Margosari) mengeluhkan penangkapan sejumlah rekannya oleh kepolisian, karena memancing menggunakan cantrang.

Edhy mengatakan, ke depannya tidak akan ada lagi penangkapan nelayan karena masalah alat tangkap yang digunakan.

Sebab, apabila ditemukan nelayan yang menggunakan alat tangkap yang tidak sesuai, maka nelayan tersebut akan mendapat pembinaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sekarang pembinaan, bukan tangkap menangkap, kecuali menggunakan narkoba dan bom ikan," kata Edhy.

Baca juga: 2 Pejabat KKP Mundur, Terkait Pelegalan Cantrang?


Penambangan pasir laut

Dalam pertemuan itu, Edhy juga menyinggung penambangan pasir laut di perairan Lampung Timur.

Menurut Edhy, dia sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung terkait pengawasan izin pertambangan pasir laut itu.

"Jika bermasalah, cabut izinnya," kata Edhy.

Terkait penambangan pasir laut itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memastikan bahwa sudah tidak ada lagi izin yang dikeluarkan oleh Pemprov Lampung.

"Sudah tidak ada lagi izin untuk penambangan pasir laut," kata Arinal.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.