Ganjar Pranowo "Bakulan" di Insta Story, Apa Saja yang Diunggah?

Kompas.com - 19/07/2020, 16:14 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

SEMARANG, KOMPAS.com - Ada yang mencuri perhatian saat mengintip fitur insta story pada akun Instagram Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada Minggu (19/7/2020).

Insta story di dalam akun resmi Ganjar yang kini diikuti 2,9 juta follower itu tampak berjajar aneka produk karya pengrajin dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Pada Minggu sebelumnya, ada sekitar ratusan jenis produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang di-repost oleh Ganjar dengan taggar #LapakGanjar di edisi pertama.

Baca juga: Gibran-Teguh Maju Pilkada, Rudy Siap Total, Ganjar Ingatkan Soliditas Kader

Barang-barang yang ditampilkan mulai dari aneka makanan seperti ayam goreng, sambal, sate, mete, kue, kopi, madu hingga produk kerajinan semisal batik, lukisan dan lainnya.

Kali ini, pada edisi kedua #LapakGanjar, jenis produk UMKM yang di-repost lebih tematik, yakni bernuansa batik khas nusantara.

Bermacam jenis kain batik yang dipromosikan itu berasal dari berbagai daerah seperti Pekalongan, Batang, Jepara, Klaten, Solo, Rembang, Tegal, Kudus, Pati, Semarang, dan lainnya.

Ganjar sendiri berinisiatif membuat program #LapakGanjar itu, lantaran melihat banyak anak muda kreatif di Jateng yang memiliki bisnis UKM dan harus didorong.

"Jadi itu semacam ekstrakurikuler, ini individu bukan program pemerintah. Gagasan teman-teman itu kan banyak, melihat follower saya banyak, lalu kita tes buka #lapakganjar ini menarik. Langsung saya bilang Go!," kata Ganjar saat ditemui di Puri Gedeh, Minggu.

Baca juga: Pilkada 2020, PDI-P Jateng Optimistis Menang di 15 Daerah

Bahkan, tak hanya menarik perhatian di Jateng, #LapakGanjar ini juga mendapat respons positif dari berbagai tempat di Indonesia dan luar negeri.

"Nah saya lagi coba sekali, ternyata sudah dapat respons dari banyak tempat di Indonesia, termasuk dari luar negeri. Malah ada yang usul buatkan bahasa Perancis, Jerman dan Belanda, karena menurut mereka produknya bagus-bagus dan mereka siap bantu menjualkan," kata Ganjar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X