Bantah Dapat Tawaran Jabatan dari Jokowi, Purnomo: Kami Ngobrol Banyak Tentang Solo

Kompas.com - 18/07/2020, 17:36 WIB
Achmad Purnomo ditemui di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (18/7/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIAchmad Purnomo ditemui di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (18/7/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo membantah mendapatkan tawaranjabatan dari Presiden Joko Widodo saat bertemu di Istana Negara pada Kamis (16/7/2020).

Dalam pertemuan itu, Jokowi memberi tahu Purnomo bahwa PDI-Perjuangan memberikan rekomendasi kepada Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa untuk maju di Pilkada Solo 2020.

Baca juga: Ajak Gibran Bertemu Purnomo, FX Rudy: Kebiasaan Saya dan Pak Jokowi Sowan ke Sesepuh

Menurutnya, tak ada perbincangan tentang tawaran jabatan dalam pertemuan itu. Mereka lebih banyak bercerita tentang keadaan Kota Solo.

"Tidak benar itu. Saya bertemu Pak Jokowi ngobrol banyak sekali tentang Solo. Saya diberi kesempatan untuk memperjuangkan Masjid Taman Sriwedari. Saya kan mendirikan Akbara PMI minta bantuannya nanti," kata Purnomo ditemui di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (18/7/2020).

Purnomo mengatakan, pertanyaan mengenai tawaran jabatan karena rekomendasi tak diberikan kepadanya itu justru muncul dari awak media.

Wartawan, kata dia, menanyakan itu sembari bercanda setelah dirinya bertemu Presiden Joko Widodo.

"Itu hanya guyonan dari wartawan. Kalau ditanya kalau ditawari pekerjaan? Iya saya bilang tidak mau, saya di Solo saja," kata dia.

Baca juga: Selain Ashanty, Sultan Jember Pernah Tipu PMI, Sumbangan Rp 16 M Ternyata Bodong

"Bukan Pak Jokowinya yang mengatakan begitu (ditawari jabatan), tapi wartawannya yang tanya begitu," sambung pria yang menjabat Wakil Wali Kota Solo itu.

Belum tentukan langkah politik

Purnomo belum menentukan langkah politik selanjutnya setelah gagal mendapatkan rekomendasi dari PDI-Perjuangan.

 

Ia pun enggan membicarakan kemungkinan maju dari partai politik lain.

"Jangan mengandai-andai. Kayaknya ndak bisa," ucap dia.

Purnomo ingin fokus melakukan sejumlah kegiatan sosial yang telah lama digelutinya setelah purnatugas sebagai wakil wali kota.

Baca juga: Istrinya Dapat Rekomendasi PDI-P di Pilkada, Bupati Sleman Bantah Tudingan Dinasti Politik

"Yang positif saja. Pokoknya saya berharap siapapun, apapun, bagaimana pun Solo harus tetap aman, tenteram," terang dia.

Saat ditanya mengenai rencana Gibran dan Teguh yang akan menemuinya untuk meminta restu dan dukungan, Purnomo mengaku akan menerima pasangan itu dengan senang hati.

"Iya boleh saja. Iya boleh. Wong orang datang ke rumah masak ditolak. Siapa saja tidak hanya Mas Gibran," kata Purnomo.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Ayah Pukul dan Tendang Anak Kandung, Diduga Ditujukan ke Sang Ibu

Viral, Video Ayah Pukul dan Tendang Anak Kandung, Diduga Ditujukan ke Sang Ibu

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 14 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 14 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 14 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 14 Agustus 2020

Regional
Cuma karena Uang Rp 100 Ribu, Sekelompok Pemuda Keroyok Temannya hingga Tewas

Cuma karena Uang Rp 100 Ribu, Sekelompok Pemuda Keroyok Temannya hingga Tewas

Regional
Mahasiswi S2 Dibunuh dan Jenazah Digantung Pacar yang Kesal Tak Diizinkan ke Bali

Mahasiswi S2 Dibunuh dan Jenazah Digantung Pacar yang Kesal Tak Diizinkan ke Bali

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 14 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 14 Agustus 2020

Regional
Pengakuan Pengemudi Ojol Setelah Disuntik Vaksin Covid-19: Ngantuk, Lapar dan Ada Pantangannya

Pengakuan Pengemudi Ojol Setelah Disuntik Vaksin Covid-19: Ngantuk, Lapar dan Ada Pantangannya

Regional
Saat Sepucuk Surat Anak Kecil Itu Sentuh Hati Gubernur Ganjar: Saya Trenyuh...

Saat Sepucuk Surat Anak Kecil Itu Sentuh Hati Gubernur Ganjar: Saya Trenyuh...

Regional
Detik-detik Pria Bersenjata Tajam Mengamuk di Mapolres Jember

Detik-detik Pria Bersenjata Tajam Mengamuk di Mapolres Jember

Regional
Pesepeda di Sleman Tewas Ditabrak Mobil, Penabrak Kabur Setelah Bawa Korban ke RS

Pesepeda di Sleman Tewas Ditabrak Mobil, Penabrak Kabur Setelah Bawa Korban ke RS

Regional
Anak Gugat Ibu Kandung, Mediator PA Praya: Keduanya Sama-sama Ngotot

Anak Gugat Ibu Kandung, Mediator PA Praya: Keduanya Sama-sama Ngotot

Regional
Sakit Hati Diputus, Motif Penyekapan Perempuan oleh Mantan Pacar di Surabaya

Sakit Hati Diputus, Motif Penyekapan Perempuan oleh Mantan Pacar di Surabaya

Regional
Mahasiswi S2 Ternyata Dibunuh Kekasihnya, Jenazah Korban Digantung agar Seperti Bunuh Diri

Mahasiswi S2 Ternyata Dibunuh Kekasihnya, Jenazah Korban Digantung agar Seperti Bunuh Diri

Regional
PKS Bakal Koalisi dengan PDI-P Usung Kajot-Carlos di Pilkada Bengkayang 2020

PKS Bakal Koalisi dengan PDI-P Usung Kajot-Carlos di Pilkada Bengkayang 2020

Regional
'Setelah Diajak Jalan-jalan, Mereka Pesta Miras dan Korban Diperkosa Secara Bergiliran'

"Setelah Diajak Jalan-jalan, Mereka Pesta Miras dan Korban Diperkosa Secara Bergiliran"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X