Video Viral 4 Siswi Nyaris Terseret Arus Sungai Saat Berangkat Sekolah, Apa Kata Disdik?

Kompas.com - 18/07/2020, 06:28 WIB
Sejumlah siswi SMP Negeri 16 Seram Bagian Timur, Maluku harus menyeberangi derasnya sungai saat pergi ke sekolah mereka di Desa Batuasa, Kecamatan Werinama, Kamis (16/7/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYSejumlah siswi SMP Negeri 16 Seram Bagian Timur, Maluku harus menyeberangi derasnya sungai saat pergi ke sekolah mereka di Desa Batuasa, Kecamatan Werinama, Kamis (16/7/2020)

KOMPAS.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Seram Bagian Timur, Maluku, angkat bicara soal video viral mengenai empat siswi yang nyaris hanyut saat menyeberangi Sungai Ulil di Desa Tobo, Pulau Seram, Kamis (16/7/2020).

Dalam video tersebut, para siswi terpaksa menyeberangi sungai karena tak ada akses jalan atau jembatan yang bisa digunakan.

Mereka pun terpaksa menantang bahaya saat berangkat sekolah yang ada di Desa Batuasa.

Baca juga: Fakta Video Viral 4 Siswi Menyeberangi Sungai Deras, Ada yang Terjatuh dan Hampir Hanyut

Menurut Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidik Rumaloak, lokasi mendesak untuk dibangun akses jalan atau jembatan.

Namun, pihaknya mengaku tak bisa berbuat banyak karena bukan tanggung jawab mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang jelas kami mendorong agar masalah ini dapat segera diselesaikan," kata Sidik.

 

Viral di media sosial

Ilustrasi media sosial Facebook.SHUTTERSTOCK Ilustrasi media sosial Facebook.

Dalam video yang beredar, tampak empat siswi bersusah payah menyeberangi sungai yang deras.

Dengan mengenakan seragam lengkap, satu per satu siswi tersebut menyeberang.

Siswi yang berhasil menyeberang lalu meletakkan tasnya di tempat aman kemudian kembali untuk membantu tiga teman lainnya.

Baca juga: Kapal Nelayan Terbalik Dihantam Ombak di Pantai Ngrenehan Gunungkidul

Saat itu, tampak salah satu siswa sempat terjatuh dan nyaris terseret arus.

Beruntung, ia masih bisa berdiri dan menyeberang. Video berdurasi 53 detik itu diunggah akun Facebook Lissa Tanamal di Facebook.

Dalam keterangannya, Lisa menulis, siswa tersebut telah menunggu selama tiga jam agar bisa menyeberang.

Setiap hari menyeberangi sungai

Sejumlah siswa SMP Negeri 16 Seram Bagian Timur, Maluku berusaha menyeberangi derasnya aliran sungai di perbatasan desa Tobo dan desa Batuasa, Kecamatan Werinama demi bisa pergi ke sekolah, Kamis (16/7/2020)Tangkapan layar Sejumlah siswa SMP Negeri 16 Seram Bagian Timur, Maluku berusaha menyeberangi derasnya aliran sungai di perbatasan desa Tobo dan desa Batuasa, Kecamatan Werinama demi bisa pergi ke sekolah, Kamis (16/7/2020)

Setelah videonya viral, keempat siswi tersebut diketahui bersekolah di SMPN 16 Seram Timur.

Menurut salah satu guru, Werto Wailissahalong, empat siswi itu adalah murid-murinya.

Mereka, menurut Werto, setiap hari harus menyeberangi sungai tersebut.

“Itu para siswa setiap hari berjalan kaki menyusuri pantai yang bergelombang tiga kilometer sebelum menyeberangi sungai itu,” katanya, Jumat (17/7/2020).

Menurut Werto, siswa di wilayah itu telah mulai bersekolah seperti biasa sejak 13 Juli 2020.

(Penulis: Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty | Editor: Dheri Agriesta)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.