Kompas.com - 18/07/2020, 06:16 WIB
Sebanyak 3.627 KK atau 14.483 jiwa mengungsi di tiga kecamatan akibat banjir bandang di Luwu Utara, Sulsel. Bupati Luwu Utara mengatakan peristiwa itu murni bencana. Antara FotoSebanyak 3.627 KK atau 14.483 jiwa mengungsi di tiga kecamatan akibat banjir bandang di Luwu Utara, Sulsel. Bupati Luwu Utara mengatakan peristiwa itu murni bencana.
Editor Rachmawati

"Banyak bekas-bekas potongan kayu, entah itu hasil penebangan secara ilegal maupun legal," kata Adnan, warga Masamba, Luwu Utara.

Saat ini kata Adnan, warga hanya fokus untuk mencari barang-barang berharga yang bisa diselamatkan dari tumpukan tanah dan lumpur dari dalam rumahnya.

"Saat ini kami fokus selamatkan barang-barang kami, termaksud tunggu bantuan. Listrik di sini terputus makanya kami butuh penerangan lilin, pakaian juga dan makanan serta obat," tambah Adnan.

Baca juga: BERITA FOTO: Diterjang Banjir Bandang, Masamba Luwu Utara Porak Poranda

Menanggapi potongan-potongan kayu besar di sungai pascabanjir, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, telah melaporkannya ke pihak penyidik Polda Sulsel.

"Ini sudah kita laporkan kepada Polda dan pak Kapolda (Irjen Pol Mas Guntur Laupe). Kemarin sudah merespons bahwa akan menyelidiki siapa-siapa pelaku yang terlibat dalam perambahan hutan yang kemudian berdampak sistemik kepada banjir bandang," ungkap Andi.

"Termaksud perluasan-perluasan area-area perkebunan dan pertambangan itu akan dicek, karena kita sudah kirimkan datanya tinggal itu urusannya dengan di review sejauh mana keterlibatan oknum-oknum dan kemudian bagaimana sistem-sistem perijinan-perijinan mereka, dan sebagainya ya," lanjut Wakil Gubernur, Andi Sudirman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Koneksi Terputus di Luwu Utara, Evi Masamba Kesulitan Cari Keluarganya

Bupati Luwu Utara: Banjir bandang 'murni bencana'

Sementara itu Bupati Luwu Utara Indah, Putri Indriani, menampik tudingan pemerhati lingkungan soal adanya dugaan pembabatan hutan, perluasan kawasan pertambangan, dan pembukaan lahan baru di hulu sungai.

"Saya perlu klarifikasi terkait dengan tudingan tersebut, mengingat sudah ada hasil penelitian dari lembaga konservasi lingkungan kemudian hasil assesment terakhir dari teman-teman KPH (kesatuan pengelolaan hutan), termaksud dari dinas lingkungan hidup," kata Bupati Indah Putri via telpon, Kamis (16/7/2020).

Indah tidak menyebut sama sekali mengenai pemulihan lahan terbuka di daerah hulu.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Masamba Luwu Utara, Berikut Analisis BMKG

Indah menegaskan bahwa yang terjadi di Masamba adalah murni bencana setelah dua gunung mengalami longsor yaitu Gunung Lero yang berdampak ke Sungai Radda, dan Gunung Magandrang yang berdampak ke Sungai Masamba.

"Kalau kita melihat materialnya itu pasir, sebagian besarnya didominasi pasir lalu kayu. Jadi kayu itu adalah kayu yang sudah lama, ada dengan akar-akarnya artinya ini tidak ada ukuran sebagaimana kita ketahui kalau ada ilegal logging begitu. Nah itu kita tidak temukan seperti itu," jelas Indah.

Dia juga mengatakan hasil pantauan drone ada banyak titik longsor di lokasi bencana. Hal ini diperparah karena curah hujan yang sangat tinggi.

Baca juga: BMKG: Luwu Utara Masih Potensi Diguyur Hujan hingga 4 Hari Mendatang

Menurutnya, pemerintah Kabupaten Luwu Utara telah mengambil langkah-langkah mitigasi selama beberapa tahun terakhir dengan cara mengedukasi masyarakat agar berhati-hati dan memberi peringatan kepada warga yang bermukim di sepanjang sungai.

"Kita tahu perubahan iklim pemanasan global, nah itu kami selalu dorong untuk upaya-upaya mitigasi dan adaptasi," kata Indah.

Terkait penelitian soal potensi bencana di Luwu Utara, Indah mengatakan pihaknya punya PR besar.

"Sekali lagi kami butuh kerja keras untuk meyakinkan masyarakat bahwa daerah kita ini betul-betul tidak kondusif dan tidak aman untuk dijadikan tempat pemukiman, sangat rentan bencana," jelas Indah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X