37 Demonstran di Makassar Diamankan Saat Aksi Tolak Omnibus Law, Polisi: Ada yang Bawa Sajam

Kompas.com - 17/07/2020, 17:07 WIB
Massa aksi yang melakukan orasi menolak omnibus law dan RUU Cipta Kerja di depan gedung DPRD Sulsel sebelum bentrokan terjadi, Kamis (16/7/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANMassa aksi yang melakukan orasi menolak omnibus law dan RUU Cipta Kerja di depan gedung DPRD Sulsel sebelum bentrokan terjadi, Kamis (16/7/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sebanyak 37 demonstran ditangkap polisi buntut dari kericuhan yang terjadi saat aksi unjuk rasa menolak omnibus law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Sulawesi Selatan, Kamis (16/9/2020).

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul mengatakan, 37 orang yang diamankan tersebut ditangkap di sekitar flyover Makassar Jalan Urip Sumoharjo. 

Ada juga yang langsung diamankan di depan gedung DPRD.

"Salah satu mahasiswa UIN Alauddin inisial AAF membawa senjata tajam berupa badik," ujar Agus, Jumat (17/7/2020).

Baca juga: Demo Tolak Omnibus Law di Makassar, Massa Bentrok dengan Polisi

Agus mengatakan, para pengunjuk rasa yang diamankan tersebut masih diperiksa di Polrestabes Makassar. 

"Kita masih dalami dulu keterlibatan masing-masing. Kalau terbukti melakukan provokasi berujung anarkis dan perusakan, pasti kita proses," kata Agus. 

Sementara itu Kabid Humas Polda Sulsel Ibrahim Tompo mengatakan, dari 37 demonstran yang diamankan, 1 di antaranya merupakan perempuan. 

Selain karena membawa sajam, Ibrahim mengatakan, mereka yang ditangkap diduga merusak serta menggelar aksi tanpa surat izin. 

Baca juga: Aksi Tolak Omnibus Law di Simpang Tiga Gejayan, Demonstran Terapkan Physical Distancing

Para demonstran tersebut juga kata Ibrahim tidak menjaga jarak dan mengabaikan protokol kesehatan saat berunjuk rasa.

"Berkumpul saat pandemi Covid-19 dengan tidak mengikuti protokol kesehatan yang dapat membuat potensi penyebaran covid terhadap masyarakat luas," kata Ibrahim.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X