Di Banten, Jarak Antar-pemotor 1 Meter di "Traffic Light" untuk Cegah Covid-19

Kompas.com - 17/07/2020, 14:49 WIB
Petugas Ditlantas Polda Banten saat membuat markah jaga jarak di traffic light Cipocok, Kota Serang KOMPAS.com/RASYID RIDHOPetugas Ditlantas Polda Banten saat membuat markah jaga jarak di traffic light Cipocok, Kota Serang

SERANG, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Banten dan Polres Jajaran membuat marka jalan physical distancing bagi pengguna kendaraan roda dua.

Total sudah 50 titik marka physical distancing atau jaga ajarak dibuat tersebar di enam Kabupaten dan Kota.

Pembuatan markah seperti garis start di Moto GP itu untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Baca juga: Cegah Covid-19, Titik Lampu Merah di Jabar Dibuat Starting Grid Ala Moto GP

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Rudy Purnomo mengatakan, pembuatan markah dalam rangka Operasi Patuh Kalimaya 2020 yang akan di mulai 23 Juli hingga 5 Agustus.

Salah satu programnya membuat markah jalan untuk memberikan ruang atau jarak pengendara motor selama menunggu di traffic light (TL).

"Pembuatan marka jalan untuk kendaraan roda dua dalam rangka persiapan Ops Patuh Kalimaya 2020, sekaligus untuk mendisiplinkan masyarakat saat berkendara," ujar Rudy Purnomo saat dihubungi Kompas.com. Jumat (17/7/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 6 Titik Traffic Light di Bandung Mati, Ini Upaya Polisi Tangani Lalu Lintas

Rudi meminta kepada pengguna sepeda motor agar mentaati aturan selama pandemi Covid-19, dan secara mandiri juga mengatur jarak kendaraan di traffic light. Meskipun tidak ada petugas.

"Kalau terlalu dekat jarak antara satu dengan yang lain kan rawan kecelakaan juga," kata Rudi.

Beberapa hari ini, petugas dari kepolisan dan Dishub akan disiagakan untuk membiasakan para pengendara roda dua memanfaatkan marka jaga jarak itu.

"Kalau marka jalan penuh silahkan pengendara untuk mengatur jarak minimal satu meter dengan pengendara lainnya," ucapnya.

 

50 titik TL

Kasubdit Kamsel Kompol Juaningsih menambahkan, pembuatan marka physical distancing sudah dilakukan oleh Polres Jajaran dengan total 50 titik.

Titiknya tersebar di wilayah hukum Banten seperti Polres Serang, Serang Kota, Cilegon, Pandeglang, Lebak, Kab Tangerang.

Dia menargetkan seluruh traffic light di Banten akan ada marka jaga jarak, hal itu dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Untuk Polda ada tiga titik di TL Cipocok, TL Cikutuk dan TL Parung Kota Serang. Namun semua Polres juga sudah ada 50 titik dibuatkan marka," kata Juaningsih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.