Gubernur Duga Aktivitas Pertambangan Bauksit Penyebab Banjir di Kalbar

Kompas.com - 17/07/2020, 14:39 WIB
Sejumlah warga menggunakan perahu untuk beraktivitas, karena banjir telah memasuki kawasan pasar di Kota Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Sabtu (11/7/2020). istimewaSejumlah warga menggunakan perahu untuk beraktivitas, karena banjir telah memasuki kawasan pasar di Kota Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Sabtu (11/7/2020).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Nyaris di seluruh wilayah Kalimantan Barat hampir mengalami bencana banjir ketika memasuki musim hujan.

Dalam dua pekan terakhir ini saja, sedikitnya enam kabupaten dilaporkan terendam banjir.

Keenam kabupaten tersebut adalah Ketapang, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu dan Bengkayang.

Baca juga: Banjir 1 Meter Rendam Lapas Sorong, Sejumlah Napi Terpaksa Dievakuasi

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menduga, salah satu penyebab banjir adalah terjadinya penurunan lahan sekitar 25 juta per meter kubik setiap tahun akibat pertambangan.

Dia menerangkan, setiap tahun rata-rata tambang bauksit di Kalbar bisa menghasilkan 25 juta ton.

"Tapi, saat bersamaan muncul penurunan lahan sekitar 25 juta per meter kubik setiap tahun, sehingga menimbulkan banjir," kata Sutarmidji dalam keterangan tertulisnya usai rapat koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (16/7/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bencana tanah longsor terjadi di Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (14/7/2020) sore.dok Polres Mempawah Bencana tanah longsor terjadi di Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (14/7/2020) sore.

Di sisi lain, pembagian dana bagi hasil (DBH) di sektor tambang di seimbang. Bahkan, daerah cenderung jadi penonton.

Baca juga: Berikut Analisis Lapan soal Banjir di Luwu Utara

"Pembagian dana bagi hasil (DBH) kepada daerah dibandingkan dengan besarnya hasil daerah yang diterima pemerintah pusat tak seimbang," ucap Sutarmidji.

Sebagaimana diketahui, banjir terparah terjadi di Kabupaten Sintang dengan kedalaman lebih dari 2 meter.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X