Petugas PPDP di Sulut Wajib Pakai APD dan Ikut Rapid Test Sebelum Coklit

Kompas.com - 17/07/2020, 07:41 WIB
Komisioner KPU Sulut Lanny Anggriany Ointu saat diwawancara di ruang kerjanya, Kamis (16/7/2020) KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYKomisioner KPU Sulut Lanny Anggriany Ointu saat diwawancara di ruang kerjanya, Kamis (16/7/2020)

MANADO, KOMPAS.com - Sebanyak 5.790 petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Utara (KPU Sulut) diwajibkan memakai alat pelindung diri (APD) dan jalani rapid test sebelum melakukan pencocokan dan penelitian ( coklit) data pemilih.

Komisioner KPU Sulut Lanny Anggriany Ointu mengatakan, ada yang berbeda pada pelaksanaan coklit menjelang Pilkada Sulut 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Proses pemutakhiran data pemilih yang dilakukan PPDP secara pintu ke pintu tetap harus mengendepankan protokol kesehatan dan memastikan petugas terbebas dari Covid-19.

“Seluruh PPDP yang di-rapid test, hasilnya non reaktif semua. Jadi, tidak perlu ada kekhawatiran terhadap masyarakat. Apalagi mereka juga dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD), seperti masker, face shield, hand sanitizer, tisu dan sarung tangan," kata Lanny saat diwawancara di ruang kerjanya, Kamis (16/7/2020).

Baca juga: Bawaslu: Sistem Pengecekan Data Pemilih Pilkada Milik KPU Bermasalah

Dijelaskan Lanny, APD yang digunakan PPDP tidak boleh saling tukar.

"Setiap satu PPDP dapat APD lengkap, dengan tetap menerapkan jaga jarak satu meter dari penghuni rumah,” terang Lanny.

Ia juga menyebutkan, sejak tahapan dimulai, KPU Sulut hingga jajaran paling bawah telah menjalani rapid test sebanyak dua kali.

“Juga dengan petugas PPDP. Bahkan, saat mendaftar, mereka juga harus menyertakan surat keterangan sehat dari rumah sakit,” ujarnya.

Baca juga: Bawaslu Jateng Keluhkan KPU Kurang Transparan soal Data Pemilih

Masyarakat disarankan mengecek apakah dirinya sudah terdaftar menjadi pemilih atau belum.

Pengecekan cukup klik di https://www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id/.

“Jadi, selain door to door mencocokan dan meneliti data pemilih, bisa juga menggunakan hotline bebas pulsa, dan mengunjungi website resmi kami,” ujar Lanny.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X