"Karena Gibran Putranya Presiden, Saya Kan Sudah Tua..."

Kompas.com - 17/07/2020, 07:15 WIB
Bakal calon wali kota yang ditugaskan DPC PDI-P Solo sekaligus Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIBakal calon wali kota yang ditugaskan DPC PDI-P Solo sekaligus Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo.

KOMPAS.com - Achmad Purnomo mengaku tak mempersoalkan sekalipun tak mendapatkan rekomendasi PDI-P maju dalam Pilwalkot Solo.

Setelah bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Kamis (16/7/2020), Purnomo mendapat informasi bahwa Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa yang akan direkomendasikan.

Purnomo mengatakan sudah memprediksi arah rekomendasi itu.

"Iya, gimana lagi. Saya ndak apa-apa. Wong dari dulu saya sudah menduga ke arah itu ( Gibran). Sikonnya begitu kok," tutur Purnomo.

Baca juga: Kembalinya Purnomo Usai Ditolak Mundur dari Arena Pilkada Solo, Tetap Jadi Rival Gibran

Sebut karena Gibran anak presiden

Bakal Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka tiba di Kantor DPP PDI-P, Menteng, Jakarta, Senin (10/2/2020). Gibran datang untuk menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan sebelum maju menjadi calon Wali kota pada Pilkada Solo 2020. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ama.ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA Bakal Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka tiba di Kantor DPP PDI-P, Menteng, Jakarta, Senin (10/2/2020). Gibran datang untuk menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan sebelum maju menjadi calon Wali kota pada Pilkada Solo 2020. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ama.
Purnomo mengatakan, jika rekomendasi DPP PDI-P benar-benar jatuh ke Gibran, hal itu diduga lantaran beberapa pertimbangan.

"Iya yang pertama tentunya karena Gibran putranya presiden. Kedua, barangkali masih muda. Saya kan sudah tua, mungkin begitu. Iya, tidak tahu pertimbangan DPP apa, yang tahu DPP, kenapa yang diberi rekomendasi Mas Gibran," sambung dia.

Purnomo bercerita, informasi perihal rekomendasi itu diterimanya seusai dipanggil oleh Presiden Jokowi ke Istana Negara, Jakarta.

Presiden memberi tahu bahwa pasangan yang direkomendasikan DPP PDI-P bukan dirinya, melainkan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakoso.

"Saya di Istana Negara diberitahu oleh Pak Jokowi kalau yang dapat rekomendasi Gibran sama Teguh (Gi-Guh). Bukannya Pu-Guh, tapi Gi-Guh," kata Purnomo saat dihubungi wartawan, Kamis.

Baca juga: Dipanggil ke Istana, Purnomo: Diberitahu Pak Jokowi yang Dapat Rekomendasi Gibran sama Teguh

 

Bakal calon wali kota yang ditugaskan DPC PDI-P Solo, Achmad Purnomo.KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Bakal calon wali kota yang ditugaskan DPC PDI-P Solo, Achmad Purnomo.
Belum tentukan langkah politik

Seusai pertemuannya dengan Jokowi, Purnomo mengatakan belum menentukan langkah politik lebih lanjut.

Ia pun tak ingin berspekulasi mengenai kemungkinan maju melalui partai politik lain.

"Enggaklah. Pasti minangnya bukan ke saya, tapi calon lain. Enggaklah, jangan mengandai-andai," tutur Purnomo.

Baca juga: Detik-detik Menanti Rekomendasi PDIP di Pilkada Solo, Gibran dan Teguh yang Diundang, Siapa Terpilih?

Purnomo tak diundang

Ketua DPC PDI-P Solo sekaligus Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Ketua DPC PDI-P Solo sekaligus Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.
Hari ini, Jumat (17/7/2020), rekomendasi pasangan calon yang diusung PDI-P pada Pilkada Serentak 2020 akan diumumkan di DPD PDI-P Jateng.

Namun, sebelum pengumuman resmi, kabar mengenai direkomendasikannya nama Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa pada Pilkada Solo telah beredar.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku belum mengetahui secara persis siapa yang akan direkomendasikan.

Hanya saja, Rudy mengakui hanya dua orang bakal calon yang diundang untuk menghadiri pengumuman rekomendasi.

"Yang diundang saya, sekretaris, wakil ketua bidang pemenangan pemilu, Teguh Prakosa, dan Gibran," tutur Rudy, Kamis (16/7/2020).

"Pak Purnomo tidak diundang. Yang diundang berarti yang kira-kira dapat rekomendasi itu. Namun, posisinya di mana saya belum tahu. Saya ndak omong soal itu karena kalau saya omong kan harus dengan data yang otentik," kata Rudy.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor: Khairina)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Regional
Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Regional
Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Regional
Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Regional
Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

Regional
Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Regional
Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Regional
Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

Regional
Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Regional
3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

Regional
Antisipasi Kerumunan Wisatawan Saat Libur Akhir Tahun, Ini Kata Kapolda Bali

Antisipasi Kerumunan Wisatawan Saat Libur Akhir Tahun, Ini Kata Kapolda Bali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X