Sejumlah Pasien RSAL Oetojo Sorong Dievakuasi karena Banjir, Pelayanan Ditutup Sementara

Kompas.com - 16/07/2020, 22:24 WIB
RSAL Oetojo diterjang Banjir, sejumlah Pasien di evakuaai Maichel KOMPAS. comRSAL Oetojo diterjang Banjir, sejumlah Pasien di evakuaai

SORONG, KOMPAS.com - Banjir merendam Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Oetojo Sorong pada Kamis (16/7/2020).

Sejumlah pasien terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman karena banjir setinggi 40 centimeter merendam sejumlah ruangan di rumah sakit.  

Dokter spesialis bedah RSAL Oetojo Sorong dr Agy Purwaristanto mengatakan, air mulai memasuki Kompleks RSAL Oetojo Sorong sekitar pukul 19.00 WIT.

Tenaga medis dan pasien panik karena air tiba-tiba masuk dan menggenangi sejumlah ruangan di lantai satu rumah sakit.

"Jumlah pasien dirawat ada sebanyak 10 pasien, mereka semua sudah kami pindahkan ke ruangan atas yang lebih aman," kata Agy di lokasi, Kamis.

Baca juga: Demo Tuntut Pembukaan SD Diduga Suruhan, Bupati Pamekasan akan Panggil Kepala Sekolah

Agy menyebut, terdapat dua pasien yang sedang dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) saat air memasuki rumah sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasien itu terpaksa dievakuasi dan dirawat di ambulans.

"Saat ini mereka mendapatkan perawatan di dua mobil ambulans," kata Agy.

Akibat banjir itu, pelayanan RSAL Oetojo Sorong ditutup sementara. RSAL Oetojo tak bisa menerima pasien karena air masih menggenangi sejumlah ruangan.

"Kami fokus pasien yang sementara dirawat saja," kata dia.

 

Sementara itu, salah satu keluarga pasien, Yunus Turey menceritakan, banjir itu disebabkan hujan deras selama tiga jam yang mengguyur Kota Sorong.

"Banjir berawal dari Kompleks Yohan Klademak hingga masuk ke ruang IGD. saya sempat panik karena kondisi air sudah tinggi," kata dia.

Baca juga: Kemensos Beri Santunan Rp 15 Juta ke Ahli Waris Korban Banjir Bandang di Masamba

Yunus saat itu menemani istrinya yang dirawat di IGD. Menurutnya, tenaga medis yang sedang menangani istrinya terlihat panik saat air tiba-tiba masuk ke ruangan.

"Kondisi banjir membuat tenaga kesehatan panik, istri saya yang sedang dirawat akhirnya saya evakuasi ke sebuah mobil ambulans," kata Yunus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.