Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Kompas.com - 16/07/2020, 20:44 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Penambahan pasien corona atau Covid-19 di Kalimantan Selatan ( Kalsel) terus mengalami lonjakan.

Dalam tiga hari terakhir, terdapat 403 kasus baru yang disumbang dari hasil tracing di berbagai kabupaten kota.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel, M Muslim mengatakan, Kalsel saat ini mencatat 4.621 kasus yang ditangani.

"Setelah kemarin, hari ini kembali ada lonjakan sebesar 133 pasien baru sehingga total pasien yang ditangani kini mencapai 4.621 kasus," ujar Muslim kepada wartawan, Kamis (16/7/2020).

Baca juga: Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Muslim menjelaskan, lonjakan kasus yang terus terjadi di Kalsel karena masih masifnya upaya tracing yang dilakukan tim surveilans di seluruh kabupaten kota di Kalsel.

Dari 4.621 kasus yang ditangani, sebanyak 2.793 pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit maupun karantina khusus dan isolasi mandiri.

"Persentase pasien dalam perawatan sebesar 60,44 persen, lebih banyak di karantina khusus dibanding perawatan rumah sakit," jelasnya.

Selain penambahan pasien positif yang terus bertambah, Muslim juga mengatakan jika angka kesembuhan di Kalsel terus meningkat.

Saat ini, ungkapnya, Kalsel sudah mencatat 1.594 pasien yang dinyatakan sembuh atau yang tertinggi di Kalimantan.

"Angka kesembuhan juga terus mengalami peningkatan. Hari ini ada 80 pasien yang dinyatakan sembuh sehingga total pasien yang sembuh sudah berjumlah 1.594 orang," tambahnya.

Baca juga: 12 Tahanan di Polres Kudus Positif Virus Corona, Tertular Tahanan Judi

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Ini Alasannya

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Ini Alasannya

Regional
4 Kasus Pasien Covid-19 Terjun dari Ruang Isolasi RS, Minta Dipulangkan dan Lompat Saat Petugas Shalat

4 Kasus Pasien Covid-19 Terjun dari Ruang Isolasi RS, Minta Dipulangkan dan Lompat Saat Petugas Shalat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Multazam Tewas di Jurang Gunung Piramid | Kerabat Luhut Meradang di Pilkada Medan

[POPULER NUSANTARA] Multazam Tewas di Jurang Gunung Piramid | Kerabat Luhut Meradang di Pilkada Medan

Regional
Seorang Nelayan Tewas Diduga akibat Ditabrak Perahunya Sendiri

Seorang Nelayan Tewas Diduga akibat Ditabrak Perahunya Sendiri

Regional
Bukannya Melindungi, Guru Silat Tersohor di Kalsel Cabuli Muridnya hingga Hamil, Ini Faktanya

Bukannya Melindungi, Guru Silat Tersohor di Kalsel Cabuli Muridnya hingga Hamil, Ini Faktanya

Regional
Dua Pekan Dirawat karena Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal

Dua Pekan Dirawat karena Terinfeksi Covid-19, Wali Kota Banjarbaru Meninggal

Regional
Perpanjangan PSBB Tidak Cukup, Gubernur Banten Siapkan Langkah Ini

Perpanjangan PSBB Tidak Cukup, Gubernur Banten Siapkan Langkah Ini

Regional
Selain Multazam, Pendaki Thoriq Rizki Juga Tewas di Gunung Piramid...

Selain Multazam, Pendaki Thoriq Rizki Juga Tewas di Gunung Piramid...

Regional
Pertama Kali, Burung Mandar Hitam Terlihat di Danau Limboto

Pertama Kali, Burung Mandar Hitam Terlihat di Danau Limboto

Regional
Cerita Pilu Anak Dicabuli Ayah Tiri Selama 6 Tahun, Berawal Saat Ibu Opname karena Keguguran

Cerita Pilu Anak Dicabuli Ayah Tiri Selama 6 Tahun, Berawal Saat Ibu Opname karena Keguguran

Regional
Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X