Tambah 15, Total 38 Santri Pondok Gontor Dinyatakan Positif Covid-19

Kompas.com - 16/07/2020, 18:52 WIB
Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni KOMPAS.COM/Dokumentasi Humas Pemkab PonorogoBupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni

PONOROGO, KOMPAS.com - Bupati Ponorogo mengumumkan tambahan 17 kasus positif Covid-19 pada Kamis (16/7/2020). Sebanyak 15 di antaranya merupakan santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) 2 Ponorogo.

Sehingga, terdapat 38 santri pondok pesantren yang berada di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Ponorogo itu dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Bupati Pamekasan: Itu Suruhan

"Hari ini terdapat tambahan 17 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Ponorogo. Dari jumlah itu 15 orang santri Pondok Gontor 2,” kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni lewat keterangan yang diterima, Kamis (16/7/2020).

Ipong menambahkan, 15 santri yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu langsung diisolasi di Surabaya.

Pemindahan isolasi itu dilakukan agar penanganan belasan santri positif Covid-19 itu bisa lebih baik dan cepat.

Menurut Ipong, Pondok Gontor telah memperketat penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. 

Mereka juga menyediakan gedung khusus untuk mengisolasi penghuni pondok yang mengalami gejala menuju Covid-19.

Pondok Gontor juga mendatangkan mesin yang digunakan menguji spesimen pasien berdasarkan metode polymerase chain reaction (PCR).

Baca juga: Telusur Santri Terpapar Corona, Pondok Gontor Miliki Alat PCR Sendiri

Pondok Gontor bakal bekerja sama dengan salah satu rumah sakit di Ponorogo untuk mengoperasionalkan mesin itu.

Ipong berharap berbagai upaya keras yang dilakukan pemerintah dan pengelola pondok dapat mempercepat penanganan Covid-19 di sana.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Regional
BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

Regional
Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Regional
Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Regional
Upayakan Mediasi Terkait Kasus 'Kacung WHO', Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Upayakan Mediasi Terkait Kasus "Kacung WHO", Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Regional
Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Regional
Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Regional
Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Regional
Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Regional
Diperiksa Polisi karena Sebut IDI 'Kacung WHO', Jerinx Upayakan Mediasi

Diperiksa Polisi karena Sebut IDI "Kacung WHO", Jerinx Upayakan Mediasi

Regional
Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Regional
Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Regional
Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Regional
Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Regional
Hilang Sehari, Kakek 79 Tahun di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung

Hilang Sehari, Kakek 79 Tahun di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X