Menko PMK: Presiden Jokowi Siapkan Inpres untuk Penegakan Protokol Kesehatan

Kompas.com - 16/07/2020, 18:24 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy (kanan) dan Kepala BPSDM Jatim, Aries Agung Paewai (kiri). KOMPAS.COM/A. FAIZALMenko PMK Muhadjir Effendy (kanan) dan Kepala BPSDM Jatim, Aries Agung Paewai (kiri).

SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko PMK) Muhadjir Effendy, menyebut, Presiden Jokowi sedang menyiapkan regulasi berupa Instruksi Presiden ( Inpres) untuk penegakan protokol kesehatan bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Insya Allah, Presiden akan segera menurunkan Inpres yang salah satu intinya adalah mempertegas penegakan aturan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan," kata Muhadjir, saat meninjau Rumah Sakit Lapangan Surabaya, Kamis (16/7/2020).

Muhadjir menuturkan, kunci utama memutus rantai penyebaran Covid-19 adalah kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Karena rendahnya kepatuhan warga inilah, kata Muhadjir, angka Covid-19 di Jawa Timur masih terus naik.

Baca juga: Kepala DP5A Surabaya Meninggal, Risma: Tuhan Menyayangi Bu Chandra

"Untuk Jawa Timur memang harus diakui secara jujur hasilnya belum terlalu menggembirakan. Karena itu, kita harus bekerja keras untuk memenuhi target yang telah digariskan Presiden," ujar dia.

Presiden Jokowi, kata dia, mengintruksikan untuk penanganan Covid-19 di Jawa Timur menjadi prioritas.

Karena itu, pihaknya turun ke Jawa Timur untuk melakukan monitoring dan supervisi terhadap percepatan penanganan Covid-19 di Jawa Timur.

Percepatan penanganan dimaksud dengan menambah prasarana dan alat-alat kesehatan khususnya di wilayah Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik).

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X