Okupansi Rendah, Daop 2 Bandung Kurangi Perjalanan Kereta ke Jakarta

Kompas.com - 16/07/2020, 17:37 WIB
Masyarakat yang membutuhkan perjalanan menuju Jakarta, Daop 2 masih mengoperasikan 2 perjalanan kereta api yaitu KA Turangga  dan KA Serayu Pagi. Dok HUMAS PT KAI DAOP 2 BANDUNGMasyarakat yang membutuhkan perjalanan menuju Jakarta, Daop 2 masih mengoperasikan 2 perjalanan kereta api yaitu KA Turangga dan KA Serayu Pagi.


BANDUNG, KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung akan mengurangi perjalanan KA jarak jauh menuju Jakarta mulai Jumat (17/7/2020).

Sebelumnya, terdapat 3 KA Argo Parahyangan dari Stasiun Bandung-Gambir yang beroperasi setiap Jumat, Sabtu, Minggu dan Senin.

Mulai akhir pekan ini, 3 KA Argo Parahyangan kembali dibatalkan.

Baca juga: Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP Ternyata Bukan Kali Pertama

“Kebijakan ini diambil karena okupansi penumpang yang masih rendah,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 2 Noxy Citrea dalam keterangan tertulis, Kamis (16/7/2020).

Noxy mengatakan, untuk masyarakat yang membutuhkan perjalanan menuju Jakarta, Daop 2 masih mengoperasikan 2 perjalanan kereta api, yaitu KA Turangga dan KA Serayu Pagi.

KA Turangga relasi Surabaya Gubeng - Bandung – Gambir, berangkat dari Stasiun Bandung pukul 06.05 WIB.

Kereta ini beroperasi setiap Jumat, Sabtu dan Minggu.

Baca juga: Kasus Penusukan Kapolsek, 10 Ibu-ibu Termasuk Jadi Tersangka

Kemudian KA Serayu Pagi relasi Purwokerto - Kiaracondong - Pasar Senen, berangkat dari Stasiun Kiaracondong pukul 14.06 WIB.

Kereta ini beroperasi setiap hari.

Penumpang tanpa SIKM

Sementara itu, menurut Noxy, calon penumpang kereta jarak jauh dengan relasi dari dan menuju DKI Jakarta tidak perlu lagi membawa Surat Izin Keluar masuk (SIKM) DKI Jakarta.

Mulai 15 Juli 2020, syarat SIKM digantikan dengan mengisi Corona Likelihood Metric (CLM) pada aplikasi JAKI yang dapat diunduh di Google Play Store dan Apple App Store.

“Masyarakat diminta jujur mengenai kondisinya dalam mengisi CLM,” kata Noxy.

Baca juga: Pegawai Rumah Sakit di Cianjur Bekerja Sambil Jualan Sabu


Selain itu, masyarakat diminta menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (tes PCR/rapid test) yang masih berlaku.

Bisa juga menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza yang dikeluarkan dokter rumah sakit/puskesmas.

Secara umum, pelanggan KA jarak jauh diharuskan dalam kondisi sehat dengan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.

Kemudian wajib mengenakan masker, menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket, menjaga jarak dan rutin mencuci tangan.

Pelanggan KA jarak jauh juga diharuskan mengenakan face shield yang disediakan KAI selama perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan.

Untuk penumpang di bawah 3 tahun diminta menyediakan face shield pribadi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X