Kompas.com - 16/07/2020, 17:23 WIB
Sidang vonis terhadap tiga kurir narkoba yang menyeludupkan sabu dan ekstasi seberat 49 kilogram dari Riau ke Sumatera Selatan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Klas 1 Palembang, Kamis (16/7/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRASidang vonis terhadap tiga kurir narkoba yang menyeludupkan sabu dan ekstasi seberat 49 kilogram dari Riau ke Sumatera Selatan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Klas 1 Palembang, Kamis (16/7/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Majelis hakim pada Pengadilan Negeri Klas 1 A Palembang, Sumatera Selatan, menjatuhkan hukuman mati terhadap dua kurir narkoba yakni Juni Muldianto (31) dan Riyanto alias Riyan (30), Kamis (16/7/2020).

Kedua terdakwa merupakan warga Riau.

Sementara itu, terdakwa lainnya yakni Juanda (28) warga Kecamatan Gandus, Palembang, dijatuhi hukuman pidana penjara selama seumur hidup.

Baca juga: Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP Ternyata Bukan Kali Pertama

Juanda merupakan anggota jaringan kelompok narkoba yang sama dengan dua terdakwa sebelumnya.

Ketua majelis hakim Abu Hanifah mengatakan, Juni dan Riyanto terbukti melanggar Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Keduanya terbukti menyelundupkan narkoba jenis sabu dan ekstasi dari Riau sebanyak 49 kilogram.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Narkoba tersebut untuk diedarkan di Palembang dan Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, pada 11 Desember 2019.

Baca juga: Kasus Penusukan Kapolsek, 10 Ibu-ibu Termasuk Jadi Tersangka

Namun, aksi mereka tersebut gagal setelah ditangkap oleh jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan.

"Menjatuhkan pidana mati kepada kedua terdakwa. Menjatuhkan pidana seuumur hidup kepada terdakwa Juanda," kata Abu saat membacakan amar putusan, Kamis.

Majelis Hakim menilai, tidak ada hal-hal yang meringankan hukuman terhadap kedua terdakwa.

Sementara itu, terdakwa Juanda dijatuhkan vonis hukuman seuumur hidup, karena sebagai orang yang menerima narkoba dari kedua terdakwa lain untuk diedarkan di Palembang.

Setelah mendengar vonis tersebut, ketiga terdakwa diberikan waktu selama satu pekan untuk pikir-pikir.

"Silakan untuk pikir-pikir dan berkonsultasi dengan kuasa hukum masing-masing," ujar Abu.

Baca juga: Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Sementara itu, kuasa hukum ketiga terdakwa Eka Sumantri menyesalkan atas vonis yang dijatuhkan oleh ketua majelis Hakim.

Sebab, menurut mereka, ketiga terdakwa tersebut merupakan kurir dan bukan orang yang memiliki langsung narkoba tersebut.

"Sementara pemiliknya sampai sekarang tidak ditangkap. Ini jadi tanda tanya kami, hanya kurirnya saja diadili. Mereka juga dijanjikan diupah Rp 10 juta, namun belum diberikan oleh bandarnya," ujar Eka saat ditemui seusai persidangan.

Jaksa dari Kejati Sumatera Selatan Imam Murtadlo menilai, vonis hakim telah mencakup semua tuntutan yang disampaikan jaksa.

Menurut Imam, vonis mati yang ini merupakan syok terapi untuk para pelaku lain dalam kasus narkoba.

"Kita harapkan tidak ada lagi kasus seperti ini, sehingga para pelaku yang hendak melakukan penyelundupan narkoba bisa berpikir ulang lagi," kata Imam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X