Demo Tolak Omnibus Law di Makassar, Massa Bentrok dengan Polisi

Kompas.com - 16/07/2020, 16:40 WIB
Massa aksi yang melakukan orasi menolak omnibus law dan RUU Cipta Kerja di depan gedung DPRD Sulsel sebelum bentrokan terjadi, Kamis (16/7/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANMassa aksi yang melakukan orasi menolak omnibus law dan RUU Cipta Kerja di depan gedung DPRD Sulsel sebelum bentrokan terjadi, Kamis (16/7/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Massa yang terdiri dari aliansi mahasiswa dan buruh di Makassar menggelar demonstrasi di sekitar Gedung DPRD Sulawesi Selatan dan bawah flyover Jalan Urip Sumoharjo, Kamis (16/5/2020).

Aksi yang digelar untuk menolak pengesahan omnibus law RUU Cipta Kerja yang dibahas di DPR itu berujung ricuh. Massa aksi dan polisi terlibat bentrok.

Bentrokan terjadi di depan Gedung DPRD Sulawesi Selatan.

Baca juga: Mahasiswa di Banyumas Gelar Unjuk Rasa Tolak Pengesahan Omnibus Law

Massa aksi yang coba merangsek masuk ke gedung DPRD berusaha merusak pintu gerbang gedung. 

Diwarnai teriakan penolakan dan bakar ban, massa akhirnya berhamburan ketika aparat kepolisian datang membubarkan.

Dari pantauan Kompas.com, polisi berusaha mengejar peserta aksi hingga di ujung flyover.

Situasi tidak kondusif itu mereda ketika polisi mengamankan beberapa orang. 

Baca juga: Keluarnya Buruh dari Tim Teknis Omnibus Law dan Ancaman Demo Besar

Kabag Ops Polrestabes Makassar AKBP Anwar Danu mengatakan, bentrokan tersebut pecah karena aksi massa yang semula berjalan damai disusupi kelompok tertentu.

Namun dia tidak menyebut detail nama kelompok tersebut.

"Sebenarnya semua bisa berjalan dengan baik cuma karena ada kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi, dia melihat situasi tidak kondusif akhirnya anggota mengambil tindakan untuk membubarkan," kata Anwar saat diwawancara wartawan, Kamis siang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru 25 Persen Nakes Divaksin, Ridwan Kamil Sebut Vaksinasi Tahap I Belum Memuaskan

Baru 25 Persen Nakes Divaksin, Ridwan Kamil Sebut Vaksinasi Tahap I Belum Memuaskan

Regional
Buntut Kerumunan Fan Artis TikTok Asal Solo, Wali Kota Madiun: Restoran Itu Kita Tutup...

Buntut Kerumunan Fan Artis TikTok Asal Solo, Wali Kota Madiun: Restoran Itu Kita Tutup...

Regional
Evaluasi PPKM Tahap I di Garut: Kesadaran Warga Rendah, Patuh Prokes Harus Dipaksa

Evaluasi PPKM Tahap I di Garut: Kesadaran Warga Rendah, Patuh Prokes Harus Dipaksa

Regional
Pencarian 10 Pekerja yang Terjebak di Galian Tambang Dilanjutkan hingga Malam Hari

Pencarian 10 Pekerja yang Terjebak di Galian Tambang Dilanjutkan hingga Malam Hari

Regional
Kesal Dimarahi Ketahuan Ingin Nikah Lagi, Suami Tega Lempar Istri Pakai Sekop

Kesal Dimarahi Ketahuan Ingin Nikah Lagi, Suami Tega Lempar Istri Pakai Sekop

Regional
Ditangkap Gelar Pesta Narkoba, Selebgram Asal Jakarta Ini Diduga Konsumsi Pil Jenis Baru

Ditangkap Gelar Pesta Narkoba, Selebgram Asal Jakarta Ini Diduga Konsumsi Pil Jenis Baru

Regional
Polisi: Narkoba yang Dipakai Selebgram 'S' Lebih Parah dari Ekstasi

Polisi: Narkoba yang Dipakai Selebgram "S" Lebih Parah dari Ekstasi

Regional
Proyek Geothermal Mandailing Natal Keluarkan Gas, Puluhan Warga Keracunan, 5 Tewas Termasuk Anak-anak

Proyek Geothermal Mandailing Natal Keluarkan Gas, Puluhan Warga Keracunan, 5 Tewas Termasuk Anak-anak

Regional
Kasus Dokter Meninggal Usai Divaksin, Polisi: Diduga Kuat Serangan Jantung, Bukan akibat Vaksin

Kasus Dokter Meninggal Usai Divaksin, Polisi: Diduga Kuat Serangan Jantung, Bukan akibat Vaksin

Regional
Kerumunan Fan Artis TikTok di Madiun, Manajer Restoran: Mereka Datang untuk Review Makanan

Kerumunan Fan Artis TikTok di Madiun, Manajer Restoran: Mereka Datang untuk Review Makanan

Regional
2 Pekan PPKM di Jatim, Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Terkumpul Rp 502 Juta

2 Pekan PPKM di Jatim, Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Terkumpul Rp 502 Juta

Regional
Terduga Teroris di Lambhok Aceh 3 Tahun Sewa Rumah dan Jualan Buah, Tak Pernah Lapor Kades

Terduga Teroris di Lambhok Aceh 3 Tahun Sewa Rumah dan Jualan Buah, Tak Pernah Lapor Kades

Regional
KKB Masih Berulah, Aparat di Papua Fokus Ungkap Jaringan Penjualan Senjata

KKB Masih Berulah, Aparat di Papua Fokus Ungkap Jaringan Penjualan Senjata

Regional
Detik-detik Dandi Hilang Diterkam Buaya Saat Asik Memancing

Detik-detik Dandi Hilang Diterkam Buaya Saat Asik Memancing

Regional
Bandar Sayur Kerahkan Puluhan Orang Keroyok Dua Preman Tukang Peras, 1 Tewas

Bandar Sayur Kerahkan Puluhan Orang Keroyok Dua Preman Tukang Peras, 1 Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X