Banjir 1 Meter Rendam Puluhan Rumah Warga di Buru Selatan

Kompas.com - 16/07/2020, 15:45 WIB
Puluhan rumah warga di Desa Waifusi, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan Maluku, terendam banjir, Kamis (16/7/2020) MuhamadPuluhan rumah warga di Desa Waifusi, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan Maluku, terendam banjir, Kamis (16/7/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Puluhan rumah warga di Desa Waifusi, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Maluku, terendam banjir menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Kamis (16/7/2020).

Warga setempat mengatakan, banjir mulai merendam rumah-rumah warga setelah sungai Waitina yang ada di desa tersebut meluap ke perkampungan.

Sejumlah warga yang rumahnya terendam banjir sempat mengungsi ke rumah keluarganya yang aman.

Baca juga: Update Banjir Bandang di Masamba: 21 Korban Meninggal, 2 Masih Dicari

“Tadi ada warga yang mengungsi juga tapi sudah kembali lagi,” kata Muhamad, salah satu warga setempat kepada Kompas.com, saat dihubungi dari Ambon, Kamis.

Dia menuturkan, derasnya hujan dan meluapnya air Sungai Waitina tak hanya merendam rumah warga, namun juga bangunan sekolah dan masjid dan taman pengajian di desa tersebut.

“Sebenarnya dari kemarin itu sudah banjir tapi hari ini yang paling besar,” ujar dia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buru Selatan, Awat Mahulauw mengatakan, ada puluhan rumah warga di desa tersebut yang terendam banjir.

“Ada 65 rumah warga yang terendam. Ketinggian banjir mulai dari betis orang dewasa hingga ketinggian satu meter,” kata Awat.

Meski rumah  terendam banjir, namun mereka tetap bertahan dan tidak ada yang mengungsi dari rumah mereka.

Ia memastikan musibah tersebut tidak menimbulkan kerusakan pada rumah-rumah warga maupun korban jiwa.

Baca juga: Nyaris Hanyut Saat Rumahnya Diterjang Banjir Bandang, Korban: Sekarang kalau Ada Hujan Merasa Takut

“Tidak ada rumah warga yang rusak, juga tidak ada korban luka maupun meninggal dunia,” ujar dia.

Bupati Buru Selatan, Tagop Soulissa mengatakan, tidak ada fasilitas umum yang rusak dalam musibah itu.

“Iya, alhamdulillah sudah mulai surut dan sudah ditangani oleh pemda,” kata Tagop, via pesan pendek.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Regional
Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Regional
Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Regional
Mengajar di TK Selama 57 Tahun, Nenek Chamimah Jadi Sarjana di Usia 78 Tahun, Ini Kisahnya

Mengajar di TK Selama 57 Tahun, Nenek Chamimah Jadi Sarjana di Usia 78 Tahun, Ini Kisahnya

Regional
Penipu Modus Jadi Tim Satgas Covid-19 di Padang, Mengincar Perhiasan Korban

Penipu Modus Jadi Tim Satgas Covid-19 di Padang, Mengincar Perhiasan Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X