Rumah Pusat Observasi Covid-19 Disiapkan di Sidoarjo dan Gresik

Kompas.com - 16/07/2020, 15:25 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy (kanan) dan Kepala BPSDM Jatim, Aries Agung Paewai (kiri). KOMPAS.COM/A. FAIZALMenko PMK Muhadjir Effendy (kanan) dan Kepala BPSDM Jatim, Aries Agung Paewai (kiri).

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah dalam waktu dekat akan menyiapkan Rumah Pusat Observasi Covid-19 di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, Rumah Pusat Observasi Covid-19 mutlak dibutuhkan agar pasien dalam pengawasan (PDP) tidak dicampur bersama pasien terkonfirmasi Covid-19.

"Nanti akan didirikan di Gresik dan Sidoarjo, selama ini masih ada di Surabaya, tepatnya di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Timur," kata Muhadjir saat meninjau fasilitas ruangan Rumah Pusat Observasi Covid-19, di BPSDM Jawa Timur, Kamis (16/7/2020).

Baca juga: Kepala Bayi Tertinggal Dalam Rahim Ibu Saat Melahirkan, Begini Kronologinya

Rumah Pusat Observasi Covid-19, kata dia, disediakan bagi warga yang tidak memiliki ruang isolasi yang representatif di tempat tinggalnya.

Sementara, warga tersebut harus melakukan isolasi karena statusnya yang PDP atau pun orang dalam pemantauan (ODP) yang dianggap berpotensi terjangkit atau membawa Covid-19.

"Di Rumah Pusat Observasi Covid-19, warga bisa diisolasi dengan aman dan nyaman. Segala kebutuhan permakanan dan obat disediakan pemerintah," ujar dia.

Sementara itu, di BPSDM Jawa Timur, sebagai Rumah Pusat Observasi Covid-19 Surabaya, sejak Mei 2020 hingga Juli 2020, telah menampung 645 orang untuk diobervasi.

"Per hari ini masih ada 37 orang yang sedang menjalani observasi," kata Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai.

Baca juga: 300 Tenaga Medis di Sidoarjo Positif Covid-19

Di BPSDM, kata Aries, tidak hanya disediakan tempat tinggal sementara yang nyaman, namun warga juga dapat menikmati fasilitas lainnnya seperti kolam pancing, jogging track, fasilitas olahraga dan hiburan untuk meningkatkan imunitas warga saat dalam masa observasi.

Hingga Rabu (15/7/2020) malam, jumlah kasus Covid-19 di Jawa Timur tercatat 17.370 kasus.

Di Kota Surabaya, kasus Covid-19 tercatat 7.392 kasus, di Kabupaten Gresik 1.304 kasus dan di Kabupaten Sidoarjo 2.539 kasus. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X