Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/07/2020, 15:10 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - Kepala seorang bayi tertinggal di rahim sang ibu saat dilahirkan di kamar mandi pada Minggu (12/7/2020).

Sang ibu adalah EK warga Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka. Kuat dugaan EK melahirkan bayinya yang prematur karena faktor kelelahan.

Kejadian itu berawal saat EK mengikuti acara di rumah saudaranya pada Sabtu (11/7/2020) sekitar pukul 08.00 Wita.

Baca juga: Melahirkan di Toilet, Kepala Bayi Tertinggal di Rahim, Polisi: Ibu Panik, Langsung Menariknya

Pada Sabtu malam sekitar pulang 19.00 Wita, EK pulang jalan kaki dengan menggendong anaknya yang berusia 3 tahun.

Dalam keadaan hamil dan menggendong anak, EK harus jalan kaki menempuh tanjakan sejauh 500 meter.

Saat tiba di rumah, EK mengeluh kelelahan. Sekitar pukul 20.00 WIB, EK pun ke kamar mandi untuk buang air kecil dan melarang anaknya untuk ikut. Saat itu, sang anak sempat memamggilnya tapi tidak ada sahutan dari EK.

Baca juga: Kepala Bayi Tertinggal Dalam Rahim Ibu Saat Melahirkan, Begini Kronologinya

Pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, ia kembali ke toilet untuk buang air kecil. Namun tak diduga, ia malah melahirkan bayinya seorang diri.

Karena panik, ia pun langsung menarik tubuh bayinya keluar. Namun sayang, kepala bayi terputus dan tertinggal di rahimnya.

EK kemudian menyimpan tubuh bayinya tanpa kepala di plastik merah dan mengantungnya di atap WC.

Minggu pagi sekitar pukul 06.30 Wita, EK langsung ke Watublapi untuk menemui bidan desa. EK kemudian dibawa ke Puskesmas Hewokloang untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga: Bayi dengan Kepala Tertinggal di Rahim Lahir Prematur, Ibu Kelelahan Jalan Kaki

Sekitar pukul 08.05 Wita, tenaga medis berhasil mengeluarkan kepala dan ari-ari bayi yang tertinggal di dalam rahim.

Pada pukul 10.00 Wita, ibu dan bidan desa kembali ke kampung halaman di Kajowair.

Sementara itu Kapolsek Kewapante, Iptu Margono mengatakan polisi mendapatkan informasi tersebut dari petugas Puskesmas Hewokloang.

Baca juga: Kepala Bayi Tertinggal Dalam Rahim Saat Ibu Berusaha Melahirkan Sendirian

"Apakah ada perbuatan pidana atau tidak itu masih didalami dan diselidiki," ujar Margono kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (15/7/2020) malam.

Margono mengatakan, peristiwa itu tidak dilaporkan ke polisi. Tetapi petugas yang mendapat informasi tersebut langsung mendalami kasus tersebut.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Nansianus Taris | Editor: David Oliver Purba)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com