Ruwetnya Birokrasi Keuangan Negara untuk Layanan Kesehatan di Masa Pandemi

Kompas.com - 16/07/2020, 06:53 WIB
Ilustrasi Covid-19 KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Covid-19

Oleh dr. Puspa Ayu Lestari*

BEBERAPA waktu lalu beredar video Presiden marah-marah, gara-gara anggaran kesehatan penanganan pandemi Covid-19 yang sebesar Rp 75 triliun itu baru terserap 1,5 persen.

Ini membuat saya, dokter yang bertugas di Puskesmas sebuah kota kecil, ingin bercerita tentang manajemen kelembagaan yang terkait dengan keuangan negara.

Dalam manajemen kelembagaan atau organisasi yang bersumber pada keuangan negara, salah satu rapor kinerja yang diukur adalah persentase serapan anggaran.

Baca juga: Pencairan Anggaran Covid-19 Masih Kecil, Sri Mulyani Tak Salahkan Kemenkes

Bagaimana penyerapan anggaran dijalankan secara tepat, cepat, dan tentu dapat dipertanggungjawabkan. Semua itu akan menunjukkan bahwa kinerja birokrasi sehat, leadership bagus, para staf pun pintar-pintar.

Di lingkup kecil UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah), termasuk fasilitas kesehatan milik pemerintah yaitu Puskesmas dan RSUD, ada kewajiban membuat laporan keuangan setiap bulan.

Baca juga: KPK Ungkap Modus Penyelewengan Anggaran Covid-19 untuk Pilkada

Pelaporan ini menggunakan sistem jaring laba-laba yang mencakup 4 komponen penilaian, yaitu besaran serapan anggaran, realisasi kegiatan, target serapan anggaran, dan target kegiatan.

Dengan sistem pelaporan seperti itu, apabila ditemukan kegiatan dengan serapan anggaran yang tidak memenuhi target, evaluasi akan segera dilakukan.

Sistem seperti itu mungkin memang sudah dirancang dengan rapi dan matang, tapi pada praktiknya seringkali membuat kami kelabakan.

Sebab di lapangan, yang kerap terjadi adalah target-target kegiatan sudah tercapai dengan baik, namun justru target keuangan kedodoran di mana-mana. Pelayanan sudah berjalan dengan maksimal, tapi dana masih belum habis dibelanjakan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

4 Bulan Zona Hijau, Rokan Hilir Masuk Zona Merah Covid-19

Regional
Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Regional
Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Regional
Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Regional
Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Regional
Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Regional
Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Regional
Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Regional
Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Regional
Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X