"Saya Menderita Dalam Hati Lihat Anak Saya Punya Tumor, Ingin Dia Lekas Sembuh"

Kompas.com - 16/07/2020, 05:32 WIB
Seorang balita 10 bulan, Tesiana Anur di Kampung Mera, Desa Golo Tolang, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, NTT mengalami derita tumor di bagian  pelipis kiri hingga ke bagian telinga, Selasa, (14/7/2020). Keluarga ini membutuhkan bantuan untuk penyembuhan anak mereka. (KOMPAS.com/MARKUS MAKUR) KOMPAS.COM/MARKUS MAKURSeorang balita 10 bulan, Tesiana Anur di Kampung Mera, Desa Golo Tolang, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, NTT mengalami derita tumor di bagian pelipis kiri hingga ke bagian telinga, Selasa, (14/7/2020). Keluarga ini membutuhkan bantuan untuk penyembuhan anak mereka. (KOMPAS.com/MARKUS MAKUR)

BORONG, KOMPAS.com - Tesiana Anur (10 bulan) menderita tumor yang menutupi sebagian wajahnya.

Putri dari pasangan Agustinus Ndelos dan Susantiana Abul, warga Kampung Mera, Desa Golo Tolang, Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, ini awalnya mengalami sakit dan terdapat bintik merah kecil di bagian pelipis kiri sepekan setelah lahir.

Setelah diperiksa ternyata penyakit yang diderita adalah tumor.

Baca juga: Balita Ini Kena Tumor yang Menutup Separuh Wajah, Butuh Biaya Berobat

Ayah Tesiana, Agustinus mengatakan, dia tidak memiliki biaya untuk mengobati putri sulungnya itu. 

Agustinus merupakan tukang ojek dengan penghasilan tidak menentu. 

"Hasil tukang ojek saya hanya Rp 600.000 per bulan dan kadang-kadang tak tentu. Saya mohon bantuan agar Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur bisa membawa putri kami berobat di Rumah Sakit. Apalagi selama pandemi Covid-19, saya tak lagi mendapatkan penghasilan dari ojek. Kami benar-benar tak mampu untuk mengobati putri sulung ini," ujar Agustinus saat ditemui Kompas.com di kediamannya, Selasa (14/7/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Disangka Gigitan Nyamuk, Ternyata Bayi Ini Terkena Tumor di Wajah, Begini Kondisinya

Agustinus mengatakan, sebelum tahu bahwa penyakit anaknya adalah tumor, Tesiana sempat dibawa ke orang pintar.

UPDATE: Kompas.com menggalang dana membantu kisah Tesiana sang balita pengidap tumor. Sumbangkan rezeki Anda dengan klik di sini untuk donasi via Kitabisa.com.

Orang pintar itu mengatakan penyakit yang diderita Tesiana karena makhluk halus. 

Mereka kemudian melakukan ritual adat. Namun, kondisi Tesiana tak kunjung sembuh.

Agustinus kemudian pergi ke Satarmese, kampung asal istrinya. Saat itu Tesiana berusia dua bulan.

Saat di Satarmese, putrinya berobat di Puskesmas Ponggeok. Perawat menyarankan agar Tesiana dirujuk ke Rumah Sakit Daerah Umum Ruteng.

Kemudian Tesiana dibawa berobat ke sebuah apotek.

"Kami bawa putri berobat di salah satu dokter di salah satu apotek di Kota Ruteng. Dokter itu menginformasikan bahwa putri kami mengalami sesak napas. Dokter itu beri obat, tetapi  setelah minum obat tak ada perubahan. Akhirnya kami kembali ke Kampung Mera hingga kondisi derita putri membengkak hingga di bagian telinga dan bagian leher kirinya," jelasnya.

Tesiana rutin berobat ke Puskesmas Ketang, tetapi tak kunjung mengalami perubahan.

Barulah saat dibawa ke Puskesmas Borong, dokter mengatakan bahwa Tesiana menderita tumor jinak.

Dokter kembali menyarankan untuk membawa Tesiana ke rumah sakit.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.