Perempuan Tanpa Busana Muncul di Belakangnya Saat Webinar, Ini Klarifikasi Dosen Uncen

Kompas.com - 15/07/2020, 19:12 WIB
Tangkapan layar saat Marinus Yaung menjadi salah satu pemateri dalam webinar Mengapa Isu Papua Diinternasionalisasi pada Senin (13/7/5/2020) IstimewaTangkapan layar saat Marinus Yaung menjadi salah satu pemateri dalam webinar Mengapa Isu Papua Diinternasionalisasi pada Senin (13/7/5/2020)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Sebuah video dan foto tangkapan layar yang memperlihatkan seorang perempuan tanpa busana di belakang dosen Universitas Cenderawasih (Uncen) Marinus Yaung, viral di aplikasi pesan instan, seperti WhatsApp.

Momen itu terjadi ketika Marinus menjadi pembicara dalam sebuah webinar yang mengusung tema "Mengapa Isu Papua Diinternasionalisasi" pada Senin (13/7/2020).

Baca juga: Risma Tak Karantina Mandiri meski 2 Kadis Pemkot Surabaya Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Dalam video dan foto yang viral itu, terdapat informasi yang menyebutkan perempuan di belakang Marinus merupakan pekerja seks komersil (PSK).

Saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon pada Rabu (15/7/2020), Marinus Yaung mengaku telah membuat pernyataan klarifikasi melalui akun media sosialnya. 

Dalam klarifikasinya, Marinus menegaskan perempuan itu merupakan anak perempuannya yang masih duduk di kelas empat sekolah dasar (SD).

"Ini anak perempuan saya, dan dia baru habis mandi sore di rumah kontrakan saya di Jakarta Timur, dan mau ganti pakaian jadi namanya juga anak-anak, langsung nyosor saja ketika saya lagi ikut webinar siaran langsung dari rumah," tulis Marinus di akun Facebooknya.

Marinus memastikan akan membawa masalah ini ke ranah hukum.

Sebab, informasi yang disebarkan pihak tak bertanggung jawab itu dianggap sebagai pembunuhan karakter.

Ia juga menyayangkan anaknya yang tidak tahu apa-apa menjadi korban dari penyebaran informasi tidak benar itu.

Baca juga: Saat Pangkalan Tukang Ojek Bubar Didatangi Pasien Positif Covid-19 yang Hendak Kabur di Malang

"Pembangunan narasi yang sangat buruk sekali, ini pembunuhan karakter, kalau hanya menyerang saya tidak apa-apa, tapi ini juga menyerang anak saya," kata Marinus saat dihubungi.

Menurutnya, video dan gambar tangkapan layar itu telah tersebar hingga ke luar negeri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terlilit Utang, Seorang Pegawai Minimarket Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Toko

Terlilit Utang, Seorang Pegawai Minimarket Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Toko

Regional
Vaksinasi Bagi Tenaga Kesehatan di Karawang Ditargetkan Rampung Maret

Vaksinasi Bagi Tenaga Kesehatan di Karawang Ditargetkan Rampung Maret

Regional
Pengakuan Suami yang Memperkosa Rekan Kerja Dibantu Istri Pelaku

Pengakuan Suami yang Memperkosa Rekan Kerja Dibantu Istri Pelaku

Regional
Kisah Pilu Indri dan Dani, Orangtua Terkubur Longsor Beberapa Jam Sebelum Akad Nikah

Kisah Pilu Indri dan Dani, Orangtua Terkubur Longsor Beberapa Jam Sebelum Akad Nikah

Regional
Pemkot Mataram Hentikan Simulasi Belajar Tatap Muka, Kecuali Siswa Kelas Akhir

Pemkot Mataram Hentikan Simulasi Belajar Tatap Muka, Kecuali Siswa Kelas Akhir

Regional
Crazy Rich Gilang Widya Pramana Disuntik Vaksin Covid-19: Enggak Ada yang Perlu Ditakutkan

Crazy Rich Gilang Widya Pramana Disuntik Vaksin Covid-19: Enggak Ada yang Perlu Ditakutkan

Regional
Berkedok Jualan Jamu, Wanita Muda Ini Ditangkap karena Jual Miras Via Medsos

Berkedok Jualan Jamu, Wanita Muda Ini Ditangkap karena Jual Miras Via Medsos

Regional
Rumah Orangtuanya Terkunci, Linan Masuk Lewat Jendela, Kaget Lihat Semua Keluarganya Tewas

Rumah Orangtuanya Terkunci, Linan Masuk Lewat Jendela, Kaget Lihat Semua Keluarganya Tewas

Regional
Tak Mau Repot Saat Disuntik Vaksin, Ganjar Kenakan Baju Adat Unik

Tak Mau Repot Saat Disuntik Vaksin, Ganjar Kenakan Baju Adat Unik

Regional
Syuting Sinetron 'Ikatan Cinta' Timbulkan Kerumunan, Bupati Bogor:  Kalau Melanggar Harus Dibubarkan

Syuting Sinetron "Ikatan Cinta" Timbulkan Kerumunan, Bupati Bogor: Kalau Melanggar Harus Dibubarkan

Regional
Sederhana, Hanya Masukkan Sabu ke dalam Sepatu, Komplotan Ini Lolos dari Petugas

Sederhana, Hanya Masukkan Sabu ke dalam Sepatu, Komplotan Ini Lolos dari Petugas

Regional
30 Nakes di Kabupaten Semarang Alami Pusing dan Gatal Usai Divaksin

30 Nakes di Kabupaten Semarang Alami Pusing dan Gatal Usai Divaksin

Regional
Kala Korban Gempa di Mamuju Jalani Operasi Caesar Dalam Tenda

Kala Korban Gempa di Mamuju Jalani Operasi Caesar Dalam Tenda

Regional
Hujan Deras, Dua Jembatan Penghubung Dusun dan RT di Jember Ambruk

Hujan Deras, Dua Jembatan Penghubung Dusun dan RT di Jember Ambruk

Regional
PT IWIP Buka 12.000 Lowongan Kerja, Posisi Apa Saja?

PT IWIP Buka 12.000 Lowongan Kerja, Posisi Apa Saja?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X