Rektor IPDN: Kekerasan Antar-Praja, Narkoba dan Aborsi, Itu Cerita Kelam Masa Lalu

Kompas.com - 15/07/2020, 13:05 WIB
REKTOR IPDN Dr. Hadi Prabowo, MM Dok. Humas IPDNREKTOR IPDN Dr. Hadi Prabowo, MM

SUMEDANG, KOMPAS.com - Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Hadi Prabowo angkat bicara menanggapi pernyataan yang disampaikan anggota Komisi ll DPR RI pada Rapat Dengar Pendapat, Senin (13/7/2020).

Hadi mengatakan, dalam rapat dengar tersebut, anggota DPR RI mengungkap adanya dugaan kekerasan antar-praja, narkoba dan aborsi di lingkungan IPDN kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

"Bagi IPDN, itu adalah cerita kelam masa lalu," ujar Hadi kepada Kompas.com melalui WhatsApp, Rabu (15/7/2020).

Baca juga: Mendagri: Kalau Ada Kekerasan di IPDN, Pelakunya akan Dipidana Tanpa Ampun

Hadi memastikan, kekerasan antar-praja, penyalahgunaan narkotika, dan aborsi di lingkungan IPDN sudah tidak terjadi lagi.

Hadi menuturkan, sejak insiden meninggalnya Praja Wahyu Hidayat tahun 2003, dan Praja Clift Muntu tahun 2007, kasus kekerasan di IPDN sudah sangat jauh menurun dan sudah tidak ada lagi saat ini.

"Penyalahgunaan narkoba oleh oknum praja terakhir kali ditemukan di kampus IPDN Jatinangor pada tahun 2007," tutur Hadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Viral, Foto Praja IPDN Gelar Halalbihalal di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Faktanya

Kasus aborsi terjadi 20 tahun lalu

Hadi menyebutkan, untuk kasus aborsi sendiri, terakhir kali terjadi pada tahun 2000, atau 20 tahun yang lalu.

"Pernyataan yang disampaikan oleh yang terhormat anggota DPR RI Junimart Girsang pada Rapat Dengar Pendapat itu memang ada benarnya. Tapi, itu adalah bagian dari pengalaman pahit di masa lalu IPDN yang kadang masih diungkit saat ini," sebut Hadi.

Hal ini, kata Hadi, karena berita tentang IPDN pada masa itu sangat heboh atau istilah saat ini sangat viral di media mainstream. Sehingga masih membekas dalam ingatan banyak orang.

Namun, kata Hadi, perlu juga diketahui bahwa IPDN adalah lembaga pendidikan yang di dalamnya terdapat orang-orang terdidik yang terus berupaya mencari ilmu dan kebenaran.

Tentunya, kata Hadi, apa yang dihasilkan oleh IPDN yaitu alumninya dapat berguna bagi nusa dan bangsa.

Baca juga: Kabar Baik, Hasil Tes Swab 4 Praja Putri IPDN Negatif Covid-19

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X