Telusur Santri Terpapar Corona, Pondok Gontor Miliki Alat PCR Sendiri

Kompas.com - 15/07/2020, 08:44 WIB
BELAJAR—Nampak santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo mengikuti pembelajaran ditengah pandemic Covid-19. Dokumentasi Satgas Covid-19 Pondok Gontor KOMPAS.COM/SATGAS COVID-19 Pondok GontorBELAJAR—Nampak santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo mengikuti pembelajaran ditengah pandemic Covid-19. Dokumentasi Satgas Covid-19 Pondok Gontor

PONOROGO, KOMPAS.com - Untuk mempercepat penelusuran santri yang terpapar corona, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mendapatkan bantuan alat PCR dari alumni pondok.

Saat ini, alat PCR sementara dalam proses instalasi di Rumah Sakit Aisyiyah Ponorogo.

“Alat PCR itu adalah wakaf dari alumni Pondok Gontor. Insyallah sebentar lagi alat tersebut dapat digunakan untuk masyarakat luas yang memerlukan,” kata Juru Bicara Satgas Covid Pondok Gontor, M Adib Fuadi Nuriz kepada Kompas.com, Selasa (14/7/2020).

PMDG sejatinya sudah memesan alat PCR jauh-jauh hari sebelumnya.

Baca juga: 850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

 

Pemesanan alat itu untuk mempersiapkan segala kemungkinan yang terjadi sejak dini.

“Operasional alat PCR tersebut kami kerja sama dengan RS Aisyiyah Ponorogo. Kami sudah melakukan kerja sama dan sudah menandatangani nota kesepahaman antara kedua belah pihak,” imbuh Adib.

Sementara itu, terkait kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di PMDG Ponorogo tetap berjalan meski belasan santrinya sudah terpapar Covid-19.

Untuk menjalankan KBM, PMDG menerapkan standar protokol kesehatan dan mengurangi jam belajar.

KBM tetap ada setelah melalui pertimbangan yang komprehensif. 

“Kami sudah menerapkan protokol kesehatan dan KBM kami pun sudah banyak pengurangan jam pelajaran. Kegiatan belajar dan mengajar setiap hari hanya empat jam dan dilakukan secara bergantian,” ujar Adib.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

Regional
Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Regional
Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Regional
Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Regional
PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

Regional
PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

Regional
Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Regional
Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Regional
Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Regional
Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Regional
Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Regional
5 Fakta Sosok TS, Penyebar Hoaks Mayor Sugeng Meninggal Usai Divaksin, Ternyata Napi yang Tak Percaya Vaksinasi

5 Fakta Sosok TS, Penyebar Hoaks Mayor Sugeng Meninggal Usai Divaksin, Ternyata Napi yang Tak Percaya Vaksinasi

Regional
Darurat RS Pasien Covid-19, Bangsal ODGJ Jadi Ruang Isolasi, Gerbong Kereta Terpaksa Dipinjam

Darurat RS Pasien Covid-19, Bangsal ODGJ Jadi Ruang Isolasi, Gerbong Kereta Terpaksa Dipinjam

Regional
Gubernur Babel Kaget Perawat di Instalasi Karantina Covid-19 Didominasi Perempuan

Gubernur Babel Kaget Perawat di Instalasi Karantina Covid-19 Didominasi Perempuan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X