Kompas.com - 15/07/2020, 07:00 WIB
Muhammad Taufik tengah memodifikasi kendaraan roda dua menjadi roda tiga di kediamannya di gang Sukasari IV, Cibereum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Selasa (14/7/2020). Jasa Modifikasi yang telah berlangsung sejak tahun 2006 itu dimulai Taufik agar penyandang difable nyaman menggunakan kendaraan. KOMPAS.COM/AGIE PERMADIMuhammad Taufik tengah memodifikasi kendaraan roda dua menjadi roda tiga di kediamannya di gang Sukasari IV, Cibereum, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Selasa (14/7/2020). Jasa Modifikasi yang telah berlangsung sejak tahun 2006 itu dimulai Taufik agar penyandang difable nyaman menggunakan kendaraan.

 

Setelah mengenal teman disabilitas, Taufik menyadari bahwa banyak temannya yang bernasib serupa.

Pertemanan itu membuat hidupnya semakin bermakna. Taufik lebih bersyukur menerima dirinya apa adanya.

Inilah titik balik kehidupan Taufik menjadi lebih baik, lebih berani untuk mengeksplorasi kemampuan diri yang terpendam.

"Mulai bangkit umur 28 tahun. Sebelum itu, aktivitas di rumah saja karena minder," kata Taufik.

Mencuri ilmu dari Ayah

Selama di rumah, diam-diam Taufik mempelajari ilmu perbengkelan dari Ayahnya yang juga pernah membuka sebuah bengkel. Rasa ingin tahu yang besar membuatnya belajar dengan cepat serba-serbi ilmu perbengkelan.

Bengkel modifikasi kendaraan disabilitas miliknya pun tak dibangun secara tiba-tiba.

Awalnya, Taufik meminta tolong seseorang untuk merakit kendaraan roda dua miliknya menjadi roda tiga, supaya dia nyaman menggunakannya. Akan tetapi, hasilnya di luar ekspektasi.

Dia kecewa lantaran kendaraan roda tiga miliknya tak sesuai dengan keinginannya.

Akhirnya, Taufik yang lulusan Sekolah Teknik Menengah (STM) jurusan elektro ini mencoba merakit sendiri kendaraanya. Berbekal ilmu yang diturunkan dari sang Ayah, Taufik kemudian melakukan percobaan mengotak-atik kendaraanya itu.

"Tiga kali percobaan dengan satu motor. Saat itu motor saya motor Jupiter Z. Bikin tiga bulan, dan hasilnya sesuai," kata Taufik.

Kendaraan roda tiga hasil rakitannya itu banyak dilirik teman disabilitas lainnya. Permintaan jasa modifikasi kendaraan roda tiga pun mulai banyak bermunculan.

Taufik kemudian memberanikan diri untuk membuka jasa bengkel modifikasi roda tiga bagi para disabilitas sejak 2006.

Sedikit demi sedikit, permintaan jasa modifikasi bermunculan dari mulut ke mulut.

"Setelah itu banyak yang tanya, ya dari mulut ke mulut. Padahal awalnya enggak kepikiran," tutur Taufik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X