Jam Malam pada Fase New Normal di Surabaya Resmi Diterapkan

Kompas.com - 15/07/2020, 06:13 WIB
Ilustrasi virus corona Dok. ShutterstockIlustrasi virus corona

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Surabaya resmi memberlakukan aturan pembatasan aktivitas di malam hari.

Aturan jam malam ini diberlakukan setelah Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 33 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 28 Tahun 2020 Tentang Pedoman Tatanan Normal Baru pada Kondisi Pandemi Covid-19 di Kota Surabaya.

Perubahan Perwali tentang Tatanan Normal Baru ini, salah satunya berisi pembatasan jam malam, sudah disahkan dan ditetapkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada 13 Juli 2020.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, aturan jam malam untuk pencegahan Covid-19 di Surabaya mulai berlaku sejak Perwali Nomor 33 Tahun 2020 diundangkan.

Baca juga: Pemkot Surabaya Kembali Terapkan Jam Malam, Karaoke dan Spa Ditutup Sementara

"Peraturan ini (pembatasan jam malam) mulai berlaku pada tanggal diundangkan (Senin 13 Juli 2020)," kata Irvan, saat dihubungi, Selasa (14/7/2020).

Pembatasan aktivitas di luar rumah pada malam hari ini dillaksanakan setiap pukul 22.00 WIB setiap harinya.

Sedangkan aktivitas yang tetap boleh beraktivitas saat malam hari adalah kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan, logsitik, dan kedaruratan serta kebutuhan warga yang mendesak.

"Jadi rumah sakit, apotik, fasilitas pelayanan kesehatan, pasar, stasiun, terminal, pelabuhan, SPBU, pengiriman barang, dan fasilitas pelayanan masyarakat (boleh beraktivitas di malam hari)," ujar Irvan.

Di luar itu, masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak harus berada di rumah selambat-lambatnya pukul 22.00 WIB.

Di luar yang dikecualikan, jika ada warga yang melakukan aktivitas di luar rumah pada malam hari, maka wajib menunjukkan surat keterangan sehat.

"Jadi, harus ada surat keterangan atau bukti pendukung lain yang dapat dipertanggungjawabkan," tutur Irvan.

Pemkot Surabaya mengatur sanksi apabila warga melanggar ketentuan tersebut.

Terdapat tiga poin yang mengatur sanksi adminitratif dalam perubahan Perwali tentang Pedoman Tatanan Normal Baru, yakni, teguran lisan, teguran tertulis, dan paksaan pemerintah.

Paksaan pemerintah ini meliputi penyitaan KTP, pembubaran kerumunan, dan penutupan sementara izin usaha dan sebagainya.

"Paksaan pemerintah lainnya berupa sanksi sosial, antara lain push up, joget, memberi makan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) di Liponsos (Lingkungan Pondok Sosial)," kata Irvan.

Pembatasan aktivitas di luar rumah pada malam hari ini pernah dierapkan saat pelaksaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, akhir April lalu.

Baca juga: Masih Berada di Zona Merah Covid-19, Pemkot Mataram Perketat Penerapan Jam Malam

Sebelumnya diberitakan, aturan jam malam di Surabaya kembali diterapkan karena mendapat rekomendasi Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi).

Irvan menyebut, Persakmi telah membuat kajian kesehatan dan keamanan pembukaan kembali tempat hiburan di Kota Surabaya.

Atas rekomendasi itu, tempat rekreasi hiburan umum (RHU) atau hiburan malam di Surabaya, seperti karaoke, spa, bioskop dan sebagainya akan dilarang untuk beroperasi.

Berdasarkan kajian Persakmi, aktivitas di tempat hiburan malam, seperti di tempat karaoke, bar atau kelab malam, memiliki risiko tinggi terjadinya penularan Covid-19.

Terlebih lagi, saat ini Pemkot Surabaya sedang berjuang dan berupaya untuk memutus laju penyebaran Covid-19. Sebab, hingga saat ini situasi pandemi di Surabaya belum akan usai.

Hingga Senin (13/7/2020) malam, angka kasus positif Covid-19 di Surabaya mencapai 7.255 kasus atau bertambah 46 kasus.

Sementara angka kesembuhan pasien positif Covid-19 ada sebanyak 3.580 atau bertambah 103 pasien sembuh.

Baca juga: Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Sedangkan angka pasien Covid-19 meninggal berjumlah 622 pasien atau bertambah 12 pasien dalam satu hari terakhir.

Angka kasus Covid-19 di Surabaya masih menjadi yang tertinggi di Jatim, disusul Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik.

Adapun kasus positif Covid-19 secara kumulatif di Jatim mencapai 16.862 kasus atau bertambah 252 kasus.

Sedangkan pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan sebanyak 8.468 kasus dan pasien Covid-19 meninggal sebanyak 1.261 kasus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Realisasi Vaksinasi di Brebes Masih Rendah, Kadinkes: Besok Kita Eksekusi

Angka Realisasi Vaksinasi di Brebes Masih Rendah, Kadinkes: Besok Kita Eksekusi

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov NTT Bantu Tracing 10.000 Warga Kota Kupang

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov NTT Bantu Tracing 10.000 Warga Kota Kupang

Regional
Danrem 162/WB dan Kadinkes Mataram Tak Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Ini Alasannya

Danrem 162/WB dan Kadinkes Mataram Tak Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Ini Alasannya

Regional
Vaksinasi Baru Jalan 0,13 Persen, Kabupaten Brebes Diminta Kejar Target

Vaksinasi Baru Jalan 0,13 Persen, Kabupaten Brebes Diminta Kejar Target

Regional
Hujan-hujanan di Dekat Telaga, 3 Remaja Putri Tewas Tenggelam

Hujan-hujanan di Dekat Telaga, 3 Remaja Putri Tewas Tenggelam

Regional
Polsek Sungai Pagu Diserang 200 Orang, gara-gara DPO Kasus Judi Tewas Ditembak Polisi

Polsek Sungai Pagu Diserang 200 Orang, gara-gara DPO Kasus Judi Tewas Ditembak Polisi

Regional
Hujan Deras, Air Meluap dari Proyek Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga, Jalan dan Sawah Tergenang

Hujan Deras, Air Meluap dari Proyek Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga, Jalan dan Sawah Tergenang

Regional
Pemuda Ini Gunakan Uang Bansos Prakerja Untuk Beli Ribuan Pil Koplo

Pemuda Ini Gunakan Uang Bansos Prakerja Untuk Beli Ribuan Pil Koplo

Regional
Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Madiun: Baik-baik Saja, yang Ada Hanya Senang

Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Madiun: Baik-baik Saja, yang Ada Hanya Senang

Regional
6 Lagi Pekerja Terjebak di Lubang Galian Tambang Ditemukan Meninggal,Tubuhnya Bengkak

6 Lagi Pekerja Terjebak di Lubang Galian Tambang Ditemukan Meninggal,Tubuhnya Bengkak

Regional
Seorang Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah di Labuan Bajo Dijerat Pasal Pencucian Uang

Seorang Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah di Labuan Bajo Dijerat Pasal Pencucian Uang

Regional
Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Regional
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Regional
Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Regional
Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X