Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Kompas.com - 14/07/2020, 21:52 WIB
Dirut RSU dr Soetomo Surabaya, dr Joni Wahyuhadi KOMPAS.COM/A. FAIZALDirut RSU dr Soetomo Surabaya, dr Joni Wahyuhadi

SURABAYA, KOMPAS.com - Pekerja media menjadi klaster baru penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kota Surabaya. Tercatat 66 pekerja dari tiga kantor media di Surabaya dinyatakan positif Covid-19.

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur (Jatim), dr Joni Wahyuhadi yakin penyebaran virus corona baru di kalangan pekerja media bisa ditangani dengan baik.

"Saya yakin karena kontak kawan-kawan media dengan kita ini cepat, kontak dengan dinas kesehatan juga cepat, saya yakin bisa ditangani dengan baik," kata Joni saat dihubungi, Selasa (14/7/2020).

Joni meminta para pekerja media menggunakan perlengkapan yang memadai ketika beraktivitas di lapangan.

Sebab, rata-rata attack rate Covid-19 di Jatim masih tinggi dibandingkan provinsi lain.

Menurut dia, attack rate di Jatim berada di angka 28,6 per 100 ribu penduduk. Sedangkan attack rate nasional, 23,2 per 100 ribu penduduk.

Baca juga: Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi Nasional 5 Hari Terakhir, Ini Rahasianya

"Kawan-kawan media ini kan bekerja di dalam ruangan dan di luar ruangan. Di luar ruangan juga ketemu orang, sementara attack rate kita tinggi di luar," kata Joni yang juga Dirut RSUD dr Soetomo itu.

Joni juga menekankan pentingnya penggunaan masker secara benar di tempat kerja.

Apalagi, virus corona baru dapat menyebar dengan cepat.

"Pada saat kita bekerja dalam kantor itu yang terakhir bisa ditularkan secara aerosol. Makanya harus hati-hati, Jadi harus betul-betul dijaga melihat ada beberapa kawan media juga kena (Covid-19)," ujar Joni.

Meski berada dalam ruangan, pekerja media diminta tetap menggunakan masker. Masker harus menutupi bagian hidung dan mulut.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Upayakan Mediasi Terkait Kasus 'Kacung WHO', Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Upayakan Mediasi Terkait Kasus "Kacung WHO", Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Regional
Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Regional
Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Regional
Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Regional
Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Regional
Diperiksa Polisi karena Sebut IDI 'Kacung WHO', Jerinx Upayakan Mediasi

Diperiksa Polisi karena Sebut IDI "Kacung WHO", Jerinx Upayakan Mediasi

Regional
Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Regional
Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Regional
Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Regional
Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Regional
Hilang Sehari, Kakek 79 Tahun di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung

Hilang Sehari, Kakek 79 Tahun di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung

Regional
Viral Tagihan Listrik Warga Makassar Tembus Rp 19 Juta, Ini Penjelasan PLN

Viral Tagihan Listrik Warga Makassar Tembus Rp 19 Juta, Ini Penjelasan PLN

Regional
Jerinx SID Juga Dilaporkan ke Polisi karena Sebut Seorang Warga Tua dan Bego

Jerinx SID Juga Dilaporkan ke Polisi karena Sebut Seorang Warga Tua dan Bego

Regional
Sebut IDI 'Kacung WHO', Jerinx: Itu Murni Kritikan

Sebut IDI "Kacung WHO", Jerinx: Itu Murni Kritikan

Regional
Detik-detik Dosen Tikam Mahasiswi Pacarnya hingga Tewas karena Lamaran Ditolak

Detik-detik Dosen Tikam Mahasiswi Pacarnya hingga Tewas karena Lamaran Ditolak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X