Kompas.com - 14/07/2020, 16:50 WIB
Siswa baru Tahun Ajaran 2020/2021 di SMA Negeri 2 Pematangsiantar melaksanakan ujian psikotes di ruangan sekolah, Selasa (14/7/2020). KOMPAS.COM/Teguh PribadiSiswa baru Tahun Ajaran 2020/2021 di SMA Negeri 2 Pematangsiantar melaksanakan ujian psikotes di ruangan sekolah, Selasa (14/7/2020).

PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com - Siswa baru Tahun Ajaran 2020/2021 di SMA Negeri 2 Pematangsiantar dan SMA Negeri 4 Pematangsiantar mengikuti ujian psikotes di sekolah, Selasa (14/7/2020).

Pelaksanaan ujian psikotes ini berlangsung saat Kota Pematangsiantar masih berada di status zona merah Covid-19

Gubernur Sumatera Utara sendiri mengeluarkan surat edaran No: 205/GT Covid-19/VII/2020 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2020 di masa pandemi Covid-19.

Disampaikan bahwa, satuan pendidikan di zona Kuning, Orange dan Merah dilarang melakukan proses tatap muka dan tetap melanjutkan Belajar Dari Rumah (BDR).

Baca juga: Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Disdik: Psikotes bagian dari PPDB Online

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Siantar Provinsi Sumatera Utara, Darwin Erikson Purba, menyebutkan ujian psikotes tersebut bagian dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online.

“Kita gak tahu bakat anak anak itu IPA atau IPS. Jadi yang bisa menilai anak anak itu kan Psikiater. Sebagian sekolah sudah melakukan itu dalam PPDB online,” kata Darwin dihubungi, Selasa (14/7/2020).

Selain ujian tes psikologi, kata Darwin, hari pertama Tahun Ajaran Baru siswa juga melengkapi administrasi dan menerima buku mata pelajaran.

Disdik: siswa disuruh masuk untuk dimintai nomor WA

“Kan nanti kita belajar Daring, sekalian minta nomor WhatsApp anak anak dan bagi buku, jadi gimana nanti kalau belajar Daring tidak ada nomor WA untuk Grup,” jelas Darwin.

Darwin menyebutkan bahwa sekolah tidak melanggar Surat Edaran Gubernur tersebut. Ia mengatakan kegiatan yang digelar bukan proses belajar mengajar.

Ia menerangkan sejumlah SMA Negeri di Pematangsiantar sudah melakukan pertemuan tatap muka di sekolah, hanya untuk melengkapi administrasi siswa baru mulai Senin 13 Juli 2020.

Gugus tugas belum tahu

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Pematangsiantar, Daniel Siregar, mengatakan status Kota Pematangsiantar masih berada di zona merah penyebaran Covid-19.

Pihaknya belum menerima informasi mengenai adanya ujian psikotes dan kelengkapan administrasi di Sekolah.

“Belum ada surat pemberitahuan atau koordinasi mereka ke Gugus Tugas soal itu,” kata Daniel saat dihubungi terpisah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X