Jumlah Positif Covid-19 Bertambah, Bupati Sumedang Kaji PSBB Ulang

Kompas.com - 14/07/2020, 16:44 WIB
Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHBupati Sumedang H Dony Ahmad Munir. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat kembali bertambah 2 orang, Selasa (14/7/2020).

Tambahan 2 orang pasien positif Covid-19 ini membuat pasien positif Covid-19 aktif yang masih dirawat di RSUD Sumedang menjadi 4 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Dadang Sulaeman mengatakan, tambahan 2 pasien baru positif Covid-19 ini merupakan kontak erat MAF.

Baca juga: Bupati Sumedang: 13 Juli Itu Mulai Tahun Ajaran Baru, Bukan Mulai Masuk Kelas

MAF, merupakan pasien positif Covid-19 yang sebelumnya melakukan perjalanan ke Tasikmalaya dan Bandung.

MAF, yang tinggal di Kecamatan Sumedang Selatan ini diduga terpapar virus corona dari Ustaz H yang meninggal akibat Covid-19 di Bandung.

"Informasi yang kami terima baru 2 yang diketahui swab tesnya positif Covid-19. Dua pasien ini kontak erat pasien ke 14 (MAF), semuanya asal Sumedang Selatan," ujar Dadang kepada Kompas.com, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: 2 Petugas Medis di Bandung Positif Covid-19, Tracing hingga ke Sumedang

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir prihatin dengan adanya tambahan kasus baru positif Covid-19 ini.

"Saya sangat prihatin dengan adanya tambahan 2 pasien positif Covid-19. Tadi, saya sudah instruksikan kepala Dinas Kesehatan untuk melakukan tracing orang-orang yang pernah kontak erat dengan dua pasien baru positif Covid-19 ini," ujar Dony kepada sejumlah wartawan di Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara.

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Novi, Juara Kelas yang Tak Punya Gawai untuk Belajar Daring

Cerita Novi, Juara Kelas yang Tak Punya Gawai untuk Belajar Daring

Regional
38 Orang di DPRD Jabar Positif Covid-19, Termasuk Anggota Dewan dan PNS

38 Orang di DPRD Jabar Positif Covid-19, Termasuk Anggota Dewan dan PNS

Regional
Lagi, Bangkai Penyu Ditemukan di Perairan Cilacap

Lagi, Bangkai Penyu Ditemukan di Perairan Cilacap

Regional
Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Regional
Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Regional
Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Regional
Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Regional
Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Regional
Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Regional
Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Regional
'Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan'

"Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan"

Regional
Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Regional
Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X