Saat RRI Surabaya Tak Mengudara karena Corona

Kompas.com - 14/07/2020, 15:05 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kantor Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia ( RRI) Surabaya tak lagi mengudara hingga tiga minggu ke depan setelah 60 pegawainya dinyatakan positif corona.

Hal tersebut disampaikan Kepala RRI Surabaya Sumarlina saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (13/2020).

Selama tidak mengudara, RRI Surabaya full relay dari Siaran Pro 3 RRI dari Jakarta.

Baca juga: Virus Corona Serang 65 Pekerja Media dari Kantor TVRI, RRI, dan Metro TV Surabaya

Tidak mengudaranya RRI Surabaya karana corona berawal saat tujuh orang pegawai RRI Surabaya dinyatakan Covid-19 sekitar Maret hingga April 2020 lalu.

Dilansir dari BBC Indonesia, Sumarlin mengatakan tujuh pegawai tersebut bukan petugas lapangan, bukan penyiar, dan bukan reporter. Mereka adalah pegawai tekhnik dan pegawai struktural.

"Yang tujuh orang itu [tes Covid-19] secara mandiri semua karena mereka merasa sakit, katanya dokter itu tipes dan sebagainya tapi tidak tahunya mereka positif [virus corona]," ujar Sumarlina, seraya menambahkan bahwa mereka terkena virus corona di bulan "Maret atau April," kata Sumarlina dilansir dari BBC Indonesia, Selasa (6/7/2020).

Baca juga: TVRI dan RRI Jawa Timur Lumpuh Akibat Corona, Ini Faktanya

Sumarlina menjelaskan saat itu pihaknya tidak mengumumkan data ke publik dengan alasan untuk menjaga privasi dan melindungi para pegawai tersebut.

Dia mengatakan hal tersebut dirasa penting lantaran pegawai RRI terkena Covid-19 pada awal-awal pandemi, Maret atau April, ketika stigma masyarakat terhadap pasien Covid-19 masih buruk.

"Kami tidak menyebutkan [ke publik] karena secara psikologis itu kan berpengaruh kepada kondisi lingkungan sosial masing-masing penderita," kata Sumarlina.

"Apalagi di awal-awal [pandemi], semua orang ketakutan, panik, ini harus dihindari. Tidak boleh seperti itu. Tapi kalau ada yang bertanya ke RRI, kami jawab. Tiap orang yang ke sini saya jawab, seperti [BBC] tanya, 'RRI berapa yang terpapar Covid-19?' Saya jawab, 'sampai sekarang tujuh orang'. Tapi kalau di siaran kami tidak umumkan seperti itu."

Baca juga: 60 Pegawai RRI Surabaya Positif Covid-19, Seluruh Aktivitas Siaran Dihentikan Sementara

Hal senada dikatakan Direktur Utama RRI, Mohammad Rohanudin.

"Jadi bagi kami bukan soal keterbukaan publik, ini bukan soal itu. Tapi bagaimana menjaga mereka, supaya mereka sehat dan tidak mem-publish [data-data pegawai yang terkena Covid-19], sehingga menjaga pribadi-pribadi mereka, apalagi mereka dalam keadaan sakit dan sebagainya," ujar Mohamad dilansir dari BBC Indonesia.

Saat ini enam pegawai tersebut sudah dinyatakan sembuh.

Baca juga: 18 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

Gelar test swab massal

Ilustrasi rapid test Covid-19. SHUTTERSTOCK Ilustrasi rapid test Covid-19.
Setelah kasus tersebut terungkap, RRI Surabaya menggelar test swab massal untuk 136 karyawan bekerja sama dengan Pemkot Surabaya pada 26 Juni 2020

Sehari setelah test swab yakni pasa 27 Juni 2020 pihak manajemen memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas siaran RRI Surabaya.

Karena hasil swab pertama belum keluar, pada 6 Juli 2020 para karyawan kembali mengikut swab kedua dan hasilnya keluar pada 7 Juli 2020. Hasil test swab kedua, karyawan dinyatakan negatif Covid-19.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X