19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Kompas.com - 14/07/2020, 13:23 WIB
Ilustrasi tenaga medis KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi tenaga medis

SAMARINDA, KOMPAS.com – Sebanyak 19 tenaga medis di RSUD IA Moeis Samarinda, Kalimantan Timur, terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (14/7/2020).

Belasan tenaga medis tersebut diduga terpapar dari pasien di rumah sakit yang hasil rapid tes awal non-reaktif, kemudian di rapid test kembali dengan hasil reaktif, dan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab.

“Ada 90 tenaga kesehatan yang kontak erat dengan kasus-kasus seperti di atas dan didapat hasil 19 tenaga kesehatan positif Covid-19,” ungkap Direktur RSUD IA Moeis Syarifah Rahimah saat memberi keterangan pers di Samarinda, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Syarifah memberi contoh satu kasus pasien saat awal masuk ke RSUD IA Moeis menjalani rapid test dengan hasil non-reaktif.

Tiga hari kemudian, pasien tersebut kembali dirapid test ternyata hasil berubah reaktif.

Selanjutnya pasien tersebut dibawa ke ruang isolasi Covid-19.

“Sebelum didapat hasil reaktif beberapa tenaga kesehatan sudah berkontak erat dengan pasien tersebut karena sebelumnya non-reaktif,” jelasnya.

Baca juga: Satu Tenaga Medis Positif Covid-19, IGD RSUD IA Moeis Samarinda Ditutup 2 Hari

Manajemen RSUD IA Moeis kemudian melakukan pemeriksaan rapid tes massal kepada tenaga medis dan didapat hasil beberapa di antaranya reaktif.

“Para tenaga medis yang reaktif kemudian menjalani masa isolasi dan dilakukan swab PCR kemudian didapat hasil 19 orang positif,” jelas dia.

Saat ini, kata dia, pihaknya masih menunggu beberapa hasil swab dari seluruh tenaga medis di RSUD IA Moeis Samarinda.

Para tenaga medis yang terkonfirmasi positif Covid-19 tengah diisolasi di RS Darurat Covid-19 Samarinda.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras, Dua Jembatan Penghubung Dusun dan RT di Jember Ambruk

Hujan Deras, Dua Jembatan Penghubung Dusun dan RT di Jember Ambruk

Regional
PT IWIP Buka 12.000 Lowongan Kerja, Posisi Apa Saja?

PT IWIP Buka 12.000 Lowongan Kerja, Posisi Apa Saja?

Regional
Relawan yang Bertugas di Barak Pengungsian Purwobinangun Sleman Jalani Swab Antigen

Relawan yang Bertugas di Barak Pengungsian Purwobinangun Sleman Jalani Swab Antigen

Regional
Emil Dardak Terima Vaksin Covid-19 Kedua: Alhamdulillah Semua Lancar

Emil Dardak Terima Vaksin Covid-19 Kedua: Alhamdulillah Semua Lancar

Regional
Kronologi Aipda DS Dirampas Ponselnya dan Dianiaya dengan Katana, Bermula Bubarkan Remaja yang Main Game Online

Kronologi Aipda DS Dirampas Ponselnya dan Dianiaya dengan Katana, Bermula Bubarkan Remaja yang Main Game Online

Regional
Rumah Sepi, Dipanggil Tak ada yang Menjawab, Ayah, Ibu, dan Anaknya Ternyata Tewas di Kamar

Rumah Sepi, Dipanggil Tak ada yang Menjawab, Ayah, Ibu, dan Anaknya Ternyata Tewas di Kamar

Regional
Akun Palsu di Facebook Mengaku Bupati Purwakarta, Minta Uang dan Pulsa

Akun Palsu di Facebook Mengaku Bupati Purwakarta, Minta Uang dan Pulsa

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Jarak Luncur 2.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Jarak Luncur 2.000 Meter

Regional
Vaksinasi Tahap Pertama Nakes di Jateng Ditargetkan Rampung Hari Ini

Vaksinasi Tahap Pertama Nakes di Jateng Ditargetkan Rampung Hari Ini

Regional
Longsor Putus Ruas Jalan Wonogiri-Yogya-Pacitan

Longsor Putus Ruas Jalan Wonogiri-Yogya-Pacitan

Regional
Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia, Pegawai Honorer Pemprov Kalbar Terancam Penjara 6 Tahun

Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia, Pegawai Honorer Pemprov Kalbar Terancam Penjara 6 Tahun

Regional
Pelaku Fetish Kain Jarik Dituntut 8 Tahun Penjara, Denda Rp 50 Juta

Pelaku Fetish Kain Jarik Dituntut 8 Tahun Penjara, Denda Rp 50 Juta

Regional
Diterkam Buaya dan Diseret ke Perairan, Jasad Dandi Ditemukan di Hutan Bakau 4 Hari Kemudian

Diterkam Buaya dan Diseret ke Perairan, Jasad Dandi Ditemukan di Hutan Bakau 4 Hari Kemudian

Regional
Usai Hujan Abu Gunung Merapi, Warga di Boyolali Kesulitan Cari Pakan Ternak

Usai Hujan Abu Gunung Merapi, Warga di Boyolali Kesulitan Cari Pakan Ternak

Regional
Seorang Pria Menyerang Polisi dengan Katana di Aceh Utara

Seorang Pria Menyerang Polisi dengan Katana di Aceh Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X