Ekonomi Terdampak Covid-19, Ekspor Kapulaga Sumut Malah Naik hingga Tembus ke 3 Negara

Kompas.com - 14/07/2020, 10:35 WIB
Seorang petugas Balai Karantina Pertanian Belawan memeriksa kualitas kapulaga yang akan diekspor ke Vietnam, Thailand dan Cina. Pada semester 1 tahun 2020, tercatat ekspor kapulaga melampaui periode yang sama setahun yang lalu. Dari 82 ton menjadi 171 ton, atau 52,4 persen. Nilai ekspor tersebut mencapai Rp 12 miliar. Dok. Balai Karantina Pertanian BelawanSeorang petugas Balai Karantina Pertanian Belawan memeriksa kualitas kapulaga yang akan diekspor ke Vietnam, Thailand dan Cina. Pada semester 1 tahun 2020, tercatat ekspor kapulaga melampaui periode yang sama setahun yang lalu. Dari 82 ton menjadi 171 ton, atau 52,4 persen. Nilai ekspor tersebut mencapai Rp 12 miliar.

MEDAN, KOMPAS.com – Setelah sebelumnya buah tempayang atau kembang mangkuk dari Sumut yang diekspor ke Vietnam, Malaysia dan India, kini giliran kapulaga.  Rempah-rempah berbentuk bulat kecil berwarna putih kecoklatan ini diekspor Vietnam, Thailand dan Cina.

Dibandingkan setahun yang lalu, pada semester 1 tahun 2020, volume ekspor kapulaga dari Sumatera Utara meningkay 54,2 persen, yakni 171 ton, setara dengan nilai Rp 12 miliar.

Ekspor kapulaga melalui Balai Karantina Pertanian Belawan ternyata tidak  terpengaruh pandemi corona atau Covid-19.

Baca juga: Di Tengah Pandemi, Petani Karet Bintan Masih Bisa Ekspor ke China dan Amerika

Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (14/7/2020) pagi, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) RI, Ali Jamil menjelaskan, pada periode yang sama, yakni Januari – Juni, setahun lalu hanya tercatat 82 ton.  Menurutnya, peningkatan ekspor di tenga kondisi melambannya ekonomi karena pandemi Covid-19 harus diapresiasi.

“Para eksportir kapulaga asal Sumut dapat mempertahankan bahkan meningkatkan volume ekspor kapulaga, “ ujarnya.

Lebih lanjut Jamil dijelaskannya, berdasarkan data dari sistem IQFAST Barantan, ekspor kapulaga Sumut ini bahkan telah melampaui total ekspor tahun 2019 yang hanya mencapai total ekspor 168 ton senilai Rp. 8,2 miliar.

Baca juga: Dipercaya sebagai Penurun Panas sampai Obat Kesuburan, Buah Tempayang Jadi Primadona Ekspor 

Ekspor kapulaga menambah daftar ekspor rempah asal Sumut, setelah kincung/combrang, jahe, kunyit, cengkeh dan buah tempayang yang juga laris di pasar global. Menurut Jamil, ada tiga negara utama pengimpor kapulaga Sumut yaitu Vietnam, Thailand dan Cina. Hingga saat ini tercatat sudah ada 19 eksportir kapulaga bertambah 2 dari tahun lalu.

“Kita patut berbangga, bahwa rempah-rempah Indonesia terutama Sumatra Utara banyak diminati manca negara, kita akan gali terus potensi ekspor dari pertanian kita, agar kesejahteraan petani juga semakin meningkat,” ungkapnya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menag Persilahkan Madrasah Dibuka Kembali, Ini Alasannya

Menag Persilahkan Madrasah Dibuka Kembali, Ini Alasannya

Regional
Pasutri Temukan Sapinya Mati Tak Wajar, Diduga Dimangsa Kawanan Harimau

Pasutri Temukan Sapinya Mati Tak Wajar, Diduga Dimangsa Kawanan Harimau

Regional
Botol yang Dikocok Meledak, Dua Bocah SD Terluka, Satu Jari Putus

Botol yang Dikocok Meledak, Dua Bocah SD Terluka, Satu Jari Putus

Regional
Terima 3 Laporan, Polisi Mulai Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual Fetish Kain Jarik

Terima 3 Laporan, Polisi Mulai Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual Fetish Kain Jarik

Regional
Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dapat Asuransi dan Uang Transport Rp 200.000

Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dapat Asuransi dan Uang Transport Rp 200.000

Regional
PNS Penolak Pemakaman Jenazah Covid-19 di Banyumas Divonis 3,5 Bulan Penjara

PNS Penolak Pemakaman Jenazah Covid-19 di Banyumas Divonis 3,5 Bulan Penjara

Regional
Adik Mentan Ikut Pilkada Makassar 2020, Klaim Diusung 3 Partai

Adik Mentan Ikut Pilkada Makassar 2020, Klaim Diusung 3 Partai

Regional
Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Regional
BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

Regional
Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Regional
Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Regional
Upayakan Mediasi Terkait Kasus 'Kacung WHO', Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Upayakan Mediasi Terkait Kasus "Kacung WHO", Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Regional
Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Regional
Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Regional
Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X