Tes Swab Kedua, Jumlah Pasien Positif Corona di Secapa AD Terus Berkurang

Kompas.com - 14/07/2020, 10:23 WIB
Penyemprotan disinfektan di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh Kota Bandung, Sabtu (11/07). Yuli SaputraPenyemprotan disinfektan di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh Kota Bandung, Sabtu (11/07).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pasien Positif di Sekolah Calon Perwira Angkatan darat ( Secapa AD) terus mengalami pengurangan pada tes swab kedua ini.

Selasa (14/7/2020) ini ada sekitar 67 pasien yang sebelumnya dinyatakan positif kini telah negatif.

"Hasil Lab PCR dari swab ke-2 sampai dengan pagi ini (Selasa 14 Juli), ada 67 pasien lagi yang dinyatakan negatif. Jadi dari 1.280 pasien positif Covid 19 di Secapa AD pada pagi ini berkurang 165 orang menjadi tinggal 1.115 orang," kata Kepala Dinas Penerangan AD Brigjen TNI Nefra Firdaus dalam keterangannya, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: Kembali Bertambah, Pasien Negatif Covid-19 di Secapa AD Kini Jadi 165 Orang

Sementara sebanyak 101 pasien positif di Pusat Pendidikan Polisi Militer belum menjalani tes swab kedua. Mereka harus menunggu seminggu lagi.

Seperti diketahui, Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di Jalan Hegarmanah, Kota Bandung menjadi klaster baru kasus Covid-19 di Jawa Barat.

Kepala Staf Angkatan Darat, Jendral TNI Andika Perkasa menjelaskan, penemuan pasien pertama Covid-19 ini berawal dari ketidaksengajaan, yakni ketika dua perwira Secapa AD yang berobat di Rumah Sakit Dustira, Cimahi, karena keluhan demam akibat infeksi bisul dan masalah tukang belakang.

"Tapi ternyata mereka diswab dan positif," kata Andika.

Hari itu juga, Andika mengirimkan alat rapid test dari Jakarta untuk mengetes seluruh siswa dan staf pelatih Secapa AD. Hasilnya ada sekitar 187 orang yang reaktif.

"Dari situ kita ingin yakinkan, kita lakukan swab saya kirim VTM kepada Kakesdam, VTM itu adalah alat untuk swab ya. Nah, saya kirim kemudian dilakukan swab, dilakukan tes di laboratorium PCR dari situlah akhirnya ditemukan," pungkasnya.

Jumlah penderita positif corona di Secapa AD cukup banyak yakni sekitar 1.280 orang.

Tak hanya itu, penderita positif corona juga ditemukan di Pusdikpom, yakni sekitar 101 orang.

Baca juga: Uji Klinis Anti Covid-19 Libatkan 600 Perwira Siswa Secapa AD

Saat ini meraka yang positif tengah melakukan insolasi mandiri di komplek Secapa AD maupun Pusdikpom.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adik Mentan Ikut Pilkada Makassar 2020, Klaim Diusung 3 Partai

Adik Mentan Ikut Pilkada Makassar 2020, Klaim Diusung 3 Partai

Regional
Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Regional
BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

Regional
Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Regional
Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Regional
Upayakan Mediasi Terkait Kasus 'Kacung WHO', Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Upayakan Mediasi Terkait Kasus "Kacung WHO", Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Regional
Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Regional
Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Regional
Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Regional
Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Regional
Diperiksa Polisi karena Sebut IDI 'Kacung WHO', Jerinx Upayakan Mediasi

Diperiksa Polisi karena Sebut IDI "Kacung WHO", Jerinx Upayakan Mediasi

Regional
Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Regional
Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Regional
Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Regional
Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X