Kakek Perkosa Anak 9 Tahun Berkali-kali dan Tak Dihukum, Perempuan Ini Tulis di Facebook dan Viral

Kompas.com - 14/07/2020, 05:55 WIB
Viral postingan Anak Ini Korban Pemerkosaan Kakek Tua Bangka!! Dok. Akun Facebook Ike OkeViral postingan Anak Ini Korban Pemerkosaan Kakek Tua Bangka!!

MANADO, KOMPAS.com - Sebuah postingan yang menceritakan kasus anak di bawah umur yang menjadi korban pemerkosaan seorang kakek di Manado, Sulawesi Utara, viral di media sosial.

Kasus ini diangkat seorang warganet bernama Ike Oke dalam postingan di akun Facebook pribadinya.

Postingan tersebut dibenarkan Ike, saat dikonfirmasi Kompas.com via telepon, Senin (13/7/2020) pukul 19.54 Wita.

"Iya benar," kata Ike.

Baca juga: Kecanduan Film Porno, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Guru SD

Postingan itu sudah direspon 3.331 orang hingga Senin, pukul 21.36 Wita. Komentarnya sudah mencapai 13.559 dan dibagikan sebanyak 3.036 orang.

Dalam postingannya itu, Ike menceritakan awal mulai ia mengetahui kasus pemerkosaan yang dialami anak tersebut.

Di sore hari itu, Ike sedang duduk di depan rumah omanya sambil bermain handphone. Saat itu, sudah tiga minggu Ike berada di Manado.

Tiba-tiba seorang anak menghampirinya dengan ramah. Ketika itu, terjadi dialog antara Ike dan anak tersebut.

Ike bercerita panjang lebar dengan anak tersebut. Kebetulan di rumah ada beberapa anggota tetangga yang mampir.

"Tiba-tiba seorang tamu oma keluar terus mengatakan 'kamu ngapain disini? Nanti mama kamu cari. Nanti kamu diperkosa si opa lagi'," ujar Ike.

Mendengar itu, Ike mengaku jantungnya berdetak kencang, merinding, dan emosi.

"Terus saya coba nanya detail kasus anak ini, ternyata anak ini diperkosa berkali-kali di kebun dan si kakek ngasih anak ini uang supaya tidak memberitahu siapapun," ungkap Ike.

Baca juga: Kejahatan Keji Pemuda 18 Tahun: Perkosa, Bunuh dan Rampok Guru SD

Setelah itu, Ike mengantar anak ini pulang ke rumahnya. Di situ, Ike ketemu orangtua anak tersebut.

Ia pun menanyakan detail kasus tersebut kepada orangtua korban. Diketahui bahwa kasus tersebut sudah dilaporkan ke pihak berwajib.

Sudah diproses, anak tersebut sudah divisum, memberikan keterangan dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Bahkan, kakek yang melakukan pemerkosaan sudah mengakui.

"Tapi tidak ditahan di sel!!! Hanya jadi tahanan kota yang wajib lapor. Karena kata pihak berwajib mereka tidak punya hak menahan..kasus pemerkosaan terhadap anak dibawah umur (9 tahun) jadi tahanan kota??? tepuk tangan dulu yah pemirsa!!!" tulis Ike.

Ike juga menuliskan bahwa kakek tersebut masih bisa berkebun, merokok dan seliweran santai.

"Orangtuanya saat cerita ke saya nangis, saya tau mereka menahan perih," kata Ike.

Dalam postingannya itu, disebutkan ada oknum yang datang ke rumah korban diduga meminta biaya agar kasus cepet diproses.

"Mereka belum mampu karna suaminya cuma supir angkot!! Baca ini yang oknum bangs*t!! Mereka korban dan mereka harus menderita lagi dengan perasan kalian!!," tulis Ike.

Saat dilakukan BAP, si kakek mengaku bahwa korban yang minta melakukan hubungan seksual.

"Para penegak hukum itu cerita ke ibunya sambil ketawa-ketawa, 'hancur hati saya kak'," kata Ike mengutip pernyataan orangtua korban.

Sudah menjadi korban pemerkosaan, malah tetangga menyalahkan cara berpakaian anak tersebut karena suka pakai rok.

"Gimana gak hancur perasaan keluarga ini. Jangan ajarkan orang lain cara berpakaian, tapi ajarkan anak-anak kalian untuk tidak jadi pemerkosa," kata Ike.

Ike tidak menyangka Tuhan mempertemukan dirinya dengan anak tersebut sehingga bisa mengetahui kasus yang menimpa anak gadis itu.

Ike memohon bantuan warga yang punya kenalan LBH di Manado, agar bisa tergerak hati membantu anak tersebut.

Terkait kasus ini, Kasubag Humas Polresta Manado Iptu Yusak Parinding saat dikonfirmasi tak berkomentar banyak.

"Saya juga belum monitor (kasus ini). Saya baru tahu. Mungkin bisa langsung tanyakan ke Kasat Reskrim," tandasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X