Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Kompas.com - 13/07/2020, 22:42 WIB
Para murid Sekolah Dasar (SD) Yayasan IBA Palembang menggunakan sistem drive thru dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2020). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAPara murid Sekolah Dasar (SD) Yayasan IBA Palembang menggunakan sistem drive thru dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sekolah Dasar (SD) Yayasan IBA Palembang, Sumatera Selatan, menggunakan sistem drive thru pada hari pertama masuk siswa baru, Senin (13/7/2020).

Hari pertama sekolah ini hanya untuk mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

Sistem drive thru ini dilakukan sebagai bagian dari protokol kesehatan Covid-19 saat masa pengenalan bagi siswa baru.

Baca juga: Nekat Izinkan Sekolah Tatap Muka untuk SD, Ini Alasan Bupati Pesisir Selatan

Kepala SD IBA Palembang Paidi mengatakan, seluruh wali murid yang datang hari ini menjalani proses validasi data dari kendaraan masing-masing sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Setelah validasi selesai, para murid SD yang baru itu akan diperbolehkan masuk ke ruang kelas dan melihat lingkungan di sekolah.

Selama para murid masuk ke dalam sekolah, orangtua tetap berada di kendaraan masing-masing.

"Di dalam kelas hanya boleh 10 sampai 15 murid. Proses validasi juga dilakukan konsep drive thru sehingga orangtua hanya tetap berada di dalan mobil dan menjaga jarak," kata Paidi.

Baca juga: Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Selama di dalam kelas, para murid hanya diberikan waktu 2,5 jam.

 

Setelah itu, mereka diminta keluar dan kembali ke rumah masing-masing.

"Proses kegiatan belajar tetap daring dan menggunakan aplikasi zoom, google classroom atau aplikasi lainnya. Jika ada orangtua atau siswanya yang kesulitan, nanti akan dibantu," ujar Paidi.

Sementara itu, Aidil Hadi salah satu wali murid mengaku sedikit lega dengan sistem drive thru yang dilakukan pihak sekolah.

Baca juga: Zona Hijau di Riau Tinggal Satu Kabupaten, Ini Kunci Keberhasilannya

Sebab, hal tersebut dapat mencegah penularan Covid-19 yang saat ini masih berlangsung di Indonesia, khususnya di Palembang.

"Masuk tadi disuruh cuci tangan, cek suhu tubuh juga. Saya juga lega jadi bisa langsung mengawasi anak-anak untuk mengenal lingkungan sekolah walaupun sebentar," kata Aidil.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Regional
Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Regional
LIRA Tuntut MKD Tindak Tegas Romo Syafi'i Karena Fitnah Walkot Bobby

LIRA Tuntut MKD Tindak Tegas Romo Syafi'i Karena Fitnah Walkot Bobby

Regional
Buka Pameran UMKM Gayeng 2021, Ganjar: Produk Jateng Siap Masuk Pasar Internasional

Buka Pameran UMKM Gayeng 2021, Ganjar: Produk Jateng Siap Masuk Pasar Internasional

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X