"Saya Baru Tahu Surat Izin Masuk Ini Palsu, padahal Sudah Bayar Rp 700.000"

Kompas.com - 13/07/2020, 19:41 WIB
KM Sinabung saat bersandar di Pelabuhan Besar Kota Sorong, Senin (13/7/2020). ANT/ERNEST KAKISINAKM Sinabung saat bersandar di Pelabuhan Besar Kota Sorong, Senin (13/7/2020).

KOMPAS.com - Samsul, seorang penumpang KM Sinabung asal Ternate ketahuan membawa dokumen surat izin masuk palsu saat diperiksa petugas di Pelabuhan Kota Sorong pada Senin (13/7/2020).

Kepada petugas lapangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Samsul mengaku mendapatkan dokumen itu dari seorang calo di Kota Sorong.

"Jujur pak, saya tidak kenal benar calo tersebut karena komunikasi melalui telepon," kata Samsul di ruang terminal penumpang Pelabuhan Kota Sorong seperti dikutip dari Antara, Senin.

Samsul mengaku tak tahu ternyata surat yang dipegangnya itu palsu. Padahal, ia telah mengeluarkan uang sebesar Rp 700.000.

"Saya baru tahu surat izin masuk ini palsu padahal saya sudah bayar Rp 700.000 untuk dua surat izin masuk ke Kota Sorong," kata Samsul di ruang terminal penumpang Pelabuhan Kota Sorong seperti dikutip dari, Senin.

Baca juga: 411 Prajurit TNI AD Dikirim ke Papua Barat

Samsul mengaku menyesal karena telah memesan surat izin masuk dari calo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski begitu, petugas tetap memberikan sanksi kepada Samsul dan anaknya. Mereka diminta kembali menaiki kapal dan melanjutkan perjalanan dengan biaya sendiri.

13 penumpang lain yang dilarang masuk

Koordinator Pengawasan Lapangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong Fenty Henry Tallane mengatakan, Samsul bersama 13 penumpang lain dilarang masuk ke Kota Sorong.

 

Selain pemalsuan, terdapat beberapa penumpang yang tak membawa dokumen.

Saat ini, penumpang yang ingin memasuki Kota Sorong harus memiliki surat izin masuk. Sebab, Kota Sorong masih melakukan pembatasan akses jalur laut untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Ketahuan Bawa Surat Izin Masuk Palsu, Pria Ini Menangis Kena Sanksi dari Petugas Covid-19

Surat izin masuk dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong. Surat itu bisa diurus secara gratis asal sesuai persyaratan yang ditetapkan dalam SE Wali Kota Sorong.

"Kami berharap pelaku perjalanan menggunakan kapal laut mengurus surat izin masuk ke Kota Sorong karena gratis tidak melakukan pemalsuan dokumen atau beli di calo karena akan diberikan sanksi," kata Fenty.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.