Ketahuan Bawa Surat Izin Masuk Palsu, Pria Ini Menangis Kena Sanksi dari Petugas Covid-19

Kompas.com - 13/07/2020, 18:23 WIB
KM Sinabung saat bersandar di Pelabuhan Besar Kota Sorong, Senin (13/7/2020). ANT/ERNEST KAKISINAKM Sinabung saat bersandar di Pelabuhan Besar Kota Sorong, Senin (13/7/2020).

KOMPAS.com - Samsul, seorang penumpang KM Sinabung asal Ternate yang tiba di Pelabuhan Kota Sorong ketahuan membawa dokumen surat izin masuk (SIM) palsu pada Senin (13/7/2020).

Ia mengaku mendapatkan dokumen itu dari seorang calo di Kota Sorong.

Samsul membayar Rp 700.000 kepada calo tersebut untuk mendapatkan surat izin masuk buat dirinya dan anaknya.

Ia mengaku tak mengenal calo itu karena berkomunikasi lewat telepon.

"Jujur pak, saya tidak kenal benar calo tersebut karena komunikasi melalui telepon. Saya baru tahu surat izin masuk ini palsu padahal saya sudah bayar Rp 700.000 untuk dua surat izin masuk ke Kota Sorong," kata Samsul di ruang terminal penumpang Pelabuhan Kota Sorong seperti dikutip dari Antara, Senin.

Baca juga: 411 Prajurit TNI AD Dikirim ke Papua Barat

Saat diperiksa petugas lapangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Samsul mengaku menyesal.

Ia menetaskan air mata saat petugas melarangnya masuk ke Kota Sorong. Samsul dan anaknya diminta naik kembali ke kapal dan melanjutkan perjalanan dengan biaya sendiri.

Sanksi itu diberikan karena Samsul masuk ke Kota Sorong menggunakan surat palsu.

Sementara itu, Koordinator Pengawasan Lapangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong Fenty Henry Tallane mengatakan, Samsul bersama 13 penumpang lain terpaksa disuruh naik ke kapal dan melanjutkan perjalanan dengan biaya sendiri.

Halaman:


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terbakar Cemburu, Remaja 17 Tahun Jerat Pacar hingga Tewas Usai Berhubungan Badan

Terbakar Cemburu, Remaja 17 Tahun Jerat Pacar hingga Tewas Usai Berhubungan Badan

Regional
Menag Persilahkan Madrasah Dibuka Kembali, Ini Alasannya

Menag Persilahkan Madrasah Dibuka Kembali, Ini Alasannya

Regional
Pasutri Temukan Sapinya Mati Tak Wajar, Diduga Dimangsa Kawanan Harimau

Pasutri Temukan Sapinya Mati Tak Wajar, Diduga Dimangsa Kawanan Harimau

Regional
Botol yang Dikocok Meledak, Dua Bocah SD Terluka, Satu Jari Putus

Botol yang Dikocok Meledak, Dua Bocah SD Terluka, Satu Jari Putus

Regional
Terima 3 Laporan, Polisi Mulai Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual Fetish Kain Jarik

Terima 3 Laporan, Polisi Mulai Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual Fetish Kain Jarik

Regional
Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dapat Asuransi dan Uang Transport Rp 200.000

Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dapat Asuransi dan Uang Transport Rp 200.000

Regional
PNS Penolak Pemakaman Jenazah Covid-19 di Banyumas Divonis 3,5 Bulan Penjara

PNS Penolak Pemakaman Jenazah Covid-19 di Banyumas Divonis 3,5 Bulan Penjara

Regional
Adik Mentan Ikut Pilkada Makassar 2020, Klaim Diusung 3 Partai

Adik Mentan Ikut Pilkada Makassar 2020, Klaim Diusung 3 Partai

Regional
Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Regional
BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

Regional
Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Regional
Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Regional
Upayakan Mediasi Terkait Kasus 'Kacung WHO', Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Upayakan Mediasi Terkait Kasus "Kacung WHO", Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Regional
Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Regional
Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X