10 Hari Mencari Buaya di Waduk Jatigede, Ini Kesimpulan BBKSDA Jabar

Kompas.com - 13/07/2020, 15:56 WIB
Nelayan diimbau tetap waspada meski BBKSDA menyatakan tidak terlihat lagi pergerakan buaya di wilayah perairan Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, Senin (13/7/2020). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHNelayan diimbau tetap waspada meski BBKSDA menyatakan tidak terlihat lagi pergerakan buaya di wilayah perairan Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, Senin (13/7/2020). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat Wilayah 3 Bandung memastikan tidak ada lagi buaya di wilayah perairan Waduk Jatigede.

Analis Data Perlindungan Seksi Konversi Wilayah (SKW) 3 BBKSDA Jabar Toni Setiana mengatakan, pihaknya telah melakukan pemantauan di wilayah perairan Waduk Jatigede selama 10 hari, atau sejak 2-11 Juli 2020.

Toni menuturkan, sejumlah titik di wilayah perairan Waduk Jatigede juga sudah dicermati.

Baca juga: Nekat Menyelam pada Malam Hari, Pencari Udang Diduga Dimangsa Buaya

Namun, menurut Toni, tim gugus tugas evakuasi dan penyelamatan satwa liar tidak menemukan adanya pergerakan buaya.

"Setelah menerima laporan adanya anak buaya yang tertangkap di perairan Waduk Jatigede, kami menurunkan 7 personel untuk memantau kemungkinan adanya buaya lain," ujar Toni di wilayah pesisir Desa Cisurat, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Senin (13/7/2020).

Toni menuturkan, pemantauan di perairan Waduk Jatigede dilaksanakan secara langsung maupun metode wawancara mulai dari pukul 08.00 hingga pukul 01.00 dini hari.

"Kami melakukan pengamatan secara langsung maupun melalui wawancara dengan nelayan. Namun, tidak ditemukan adanya tanda-tanda pergerakan buaya selain anak buaya yang tertangkap oleh warga beberapa waktu lalu," tutur Toni.

Baca juga: Buaya di Waduk Jatigede, Warga Diminta Waspada

Toni menyebutkan, dalam melakukan pemantauan buaya di wilayah perairan Waduk Jatigede ini, BBKSDA juga terus melakukan komunikasi dengan aparatur pemerintah kecamatan dan unsur masyarakat nelayan.

"Tim kemudian mengambil kesimpulan bahwa di perairan Waduk Jatigede ini sudah tidak ada buaya," sebut Toni.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi Meninggal Dunia

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi Meninggal Dunia

Regional
Viral Chat WhatsApp Warga di Semarang Ingin Menularkan Covid-19, Ini Penjelasannya

Viral Chat WhatsApp Warga di Semarang Ingin Menularkan Covid-19, Ini Penjelasannya

Regional
KKB Berulah di Papua, TNI: Itu Cari Perhatian Jelang Sidang Umum PBB

KKB Berulah di Papua, TNI: Itu Cari Perhatian Jelang Sidang Umum PBB

Regional
Jembatan di Jalan Lintas Timur Pelalawan Ambles, Kendaraan Dialihkan

Jembatan di Jalan Lintas Timur Pelalawan Ambles, Kendaraan Dialihkan

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Simeulue Positif Covid-19

Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Simeulue Positif Covid-19

Regional
Ini Pengakuan ASN yang Terobos Ruang Isolasi dan Merekam Video

Ini Pengakuan ASN yang Terobos Ruang Isolasi dan Merekam Video

Regional
Kasus Corona dari Klaster Kantor Gubernur Jambi Bertambah

Kasus Corona dari Klaster Kantor Gubernur Jambi Bertambah

Regional
Penambahan Kasus Corona di Riau Kembali Catat Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Corona di Riau Kembali Catat Rekor Tertinggi

Regional
Bersalaman dengan Pasien Covid-19 di Ruang Isolasi, Oknum ASN: Petugas, Catat Nama Saya

Bersalaman dengan Pasien Covid-19 di Ruang Isolasi, Oknum ASN: Petugas, Catat Nama Saya

Regional
2 Pedagang Positif Corona, Pasar Terbesar di Kabupaten Tegal Ditutup

2 Pedagang Positif Corona, Pasar Terbesar di Kabupaten Tegal Ditutup

Regional
Kisah Cinta Koestomo, Urus Istrinya yang Lumpuh 19 Tahun, Terpaksa Tinggalkan Pekerjaan

Kisah Cinta Koestomo, Urus Istrinya yang Lumpuh 19 Tahun, Terpaksa Tinggalkan Pekerjaan

Regional
Kisah Pilu Koestomo Si Tukang Sepatu, Tak Lagi Bekerja karena Merawat Anak dan Istrinya yang Lumpuh

Kisah Pilu Koestomo Si Tukang Sepatu, Tak Lagi Bekerja karena Merawat Anak dan Istrinya yang Lumpuh

Regional
Gowes ke Magelang, Ganjar Disambut Pelaku UKM dengan Antusias

Gowes ke Magelang, Ganjar Disambut Pelaku UKM dengan Antusias

Regional
ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Diisolasi

ASN Terobos Ruang Isolasi dan Salaman dengan Pasien Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Diisolasi

Regional
Raih Nilai Tertinggi, Peserta SKB CPNS Ini Jawab Semua Soal dengan Benar

Raih Nilai Tertinggi, Peserta SKB CPNS Ini Jawab Semua Soal dengan Benar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X